Mulai tahun 2026, pemerintah Indonesia secara resmi menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai rujukan utama dalam penyaluran bantuan sosial (bansos).
DTSEN merupakan integrasi dari tiga pangkalan data utama, yaitu DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial), Regsosek (Registrasi Sosial Ekonomi), dan P3KE (Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem).
DTSEN mengelompokkan masyarakat ke dalam 10 kelompok desil, dari desil 1 (paling miskin) hingga desil 10 (paling sejahtera).
Mulai tahun 2026, penerima bansos dibatasi hanya untuk masyarakat yang berada pada desil 1 hingga desil 4.
Pada bulan Juli 2026, Kementerian Sosial menyalurkan bansos triwulan III untuk periode Juli-September 2026.
Bantuan yang dicairkan meliputi Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dengan jadwal pencairan mulai 20 Juli 2026.
Bagian 1: Cara Mendaftar di DTSEN
A. Pendaftaran Online Melalui Aplikasi Cek Bansos
Pendaftaran DTSEN dapat dilakukan secara mandiri melalui aplikasi resmi "Cek Bansos" yang dikelola oleh Kemensos.
Berikut langkah-langkahnya:
-
Unduh Aplikasi
-
Kunjungi Google Play Store (Android) atau App Store (iOS)
-
Cari dan instal aplikasi "Cek Bansos"
-
-
Buka Aplikasi dan Pilih "Buat Akun Baru"
-
Buka aplikasi, klik "Lewati" pada halaman depan, lalu pilih "Masuk"
-
Jika belum memiliki akun, klik tulisan "Buat Akun Baru"
-
-
Lengkapi Data Diri
-
Isi formulir pendaftaran dengan data berikut:
-
Nomor Kartu Keluarga (KK)
-
Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP
-
Nama lengkap sesuai KTP
-
Nomor telepon aktif
-
Alamat email
-
-
Buat username dan password
-
-
Unggah Dokumen Pendukung
-
Foto swafoto dengan KTP
-
Foto KTP
-
Foto KK
-
Foto kondisi rumah atau tempat tinggal
-
-
Finalisasi Pendaftaran
-
Klik "Buat Akun" setelah semua data terisi dengan benar
-
Setujui pernyataan yang muncul
-
Cek email masuk dari Kemensos untuk verifikasi
-
-
Login dan Verifikasi
-
Login menggunakan username dan password yang telah didaftarkan
-
Pastikan akun telah terverifikasi melalui email
-
B. Pendaftaran Offline Melalui Kantor Desa/Kelurahan
Masyarakat yang tidak memiliki akses internet atau kesulitan mendaftar secara online dapat mendaftar secara langsung:
-
Siapkan Berkas Persyaratan:
-
e-KTP
-
Kartu Keluarga (KK)
-
Surat keterangan domisili (jika alamat KTP berbeda dengan tempat tinggal)
-
Dokumen terkait kondisi ekonomi, pekerjaan, dan jumlah tanggungan keluarga
-
-
Datangi Kantor Desa/Kelurahan Setempat
-
Serahkan Berkas dan Isi Formulir
-
Tunggu Verifikasi Lapangan
-
Petugas akan melakukan verifikasi langsung ke rumah untuk mencocokkan data yang diajukan
-
Setelah verifikasi selesai, pemerintah daerah akan menginput data ke dalam sistem DTSEN
-
Bagian 2: Cara Update Data di DTSEN
Data dalam DTSEN bersifat dinamis karena terus diperbarui berdasarkan perubahan status kependudukan warga.
Perubahan desil dapat terjadi karena kelahiran, kematian, perpindahan domisili, maupun perubahan status perkawinan.
A. Update Data Online Melalui Aplikasi Cek Bansos
-
Login ke Aplikasi Cek Bansos
-
Buka aplikasi Cek Bansos
-
Masukkan username dan password yang telah didaftarkan
-
-
Cek Status Desil
-
Pilih menu "Profil"
-
Periksa status desil Anda saat ini
-
-
Ajukan Pembaruan Data
-
Jika status desil berada di desil 6-10 atau data tidak sesuai, klik "Request Pembaharuan Data" atau menu "Usulkan Pembaruan"
-
Pastikan nama yang bersangkutan masuk dalam profil keluarga
-
Isi dan lengkapi seluruh data yang diminta
-
-
Tunggu Proses Verifikasi
-
Setelah pengajuan dikirim, petugas Pendamping Sosial akan melakukan survei ke rumah untuk memverifikasi kondisi pemohon
-
Proses validasi dapat memakan waktu satu hingga tiga bulan
-
Cek email secara berkala untuk mengetahui hasilnya
-
B. Update Data Melalui Kantor Desa/Kelurahan
Selain secara online, masyarakat juga dapat memperbarui data melalui jalur formal:
-
Datangi kantor desa atau kelurahan setempat
-
Temui operator data desa atau pendamping sosial
-
Ajukan permohonan pembaruan data DTSEN
-
Petugas akan mencatat laporan dan dilanjutkan dengan survei atau verifikasi lapangan
Bagian 3: Cara Cek Status Penerima Bansos Juli 2026
Setelah mendaftar dan memperbarui data, masyarakat dapat mengecek status kepesertaan bansos melalui:
A. Melalui Situs Resmi Kemensos
-
Buka browser di HP atau komputer
-
Kunjungi situs https://cekbansos.kemensos.go.id
-
Masukkan NIK sesuai KTP
-
Isi kode captcha yang muncul
-
Klik tombol "Cari Data"
B. Melalui Aplikasi Cek Bansos
-
Buka aplikasi Cek Bansos
-
Login menggunakan akun yang telah terdaftar
-
Pilih menu "Cek Bansos"
-
Isi data wilayah (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan)
-
Masukkan NIK dan cek status penerima
Tips dan Hal Penting yang Perlu Diperhatikan
-
Pastikan Data KTP dan KK Valid
-
Data yang tidak sesuai dengan Dukcapil akan menyulitkan proses pendaftaran dan update data
-
-
Hanya Desil 1-4 yang Berhak Menerima Bansos 2026
-
Mulai tahun 2026, bansos hanya untuk desil 1-4
-
Masyarakat desil 5 ke atas tidak lagi menjadi prioritas penerima bansos
-
-
Pembaruan Data Dilakukan Secara Berkala
-
Pemeringkatan desil dilakukan secara berkala, biasanya setiap tiga bulan sekali
-
Perubahan data dapat memengaruhi status kepesertaan bansos
-
-
Proses Validasi Memerlukan Waktu
-
Pengajuan pembaruan data memerlukan waktu validasi 1-3 bulan
-
Tidak menjamin penerimaan bansos secara otomatis
-
-
Keluhan Bansos Dapat Disampaikan Melalui Berbagai Saluran:
-
Call Center 171
-
Aplikasi Cek Bansos
-
WhatsApp
-
Email
-
SP4N-LAPOR
-
Kesimpulan
DTSEN merupakan sistem data tunggal yang menjadi acuan utama pemerintah dalam penyaluran bansos mulai tahun 2026.
Masyarakat dapat mendaftar dan memperbarui data DTSEN secara online melalui aplikasi Cek Bansos atau secara offline melalui kantor desa/kelurahan setempat.
Penyaluran bansos PKH dan BPNT triwulan III tahun 2026 dijadwalkan mulai 20 Juli 2026.
Masyarakat yang ingin mendapatkan bansos periode Juli 2026 wajib memastikan data diri terdaftar dan tercatat dalam desil 1-4 di DTSEN.
Segera lakukan pendaftaran atau pembaruan data jika Anda merasa memenuhi syarat sebagai penerima bansos, karena data yang akurat dan terkini adalah kunci untuk mendapatkan bantuan sosial yang tepat sasaran.