Ketik kode captcha yang muncul pada layar
Klik tombol "Cari Data"
Sistem akan menampilkan status penerima beserta jenis bantuan yang diterima apabila nama terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
2. Melalui Aplikasi Cek Bansos
Pengecekan juga dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Play Store.
3. Cara Offline
Masyarakat dapat datang langsung ke kantor pemerintah yang berhubungan dengan Kemensos, seperti Dinas Sosial (Dinsos) setempat, dengan menunjukkan KTP untuk menanyakan status penerima manfaat.
Hal yang Perlu Diperhatikan
-
Lakukan pengecekan secara berkala, karena pencairan dilakukan secara bertahap dan tidak semua penerima mendapat bantuan di waktu yang sama.
-
Pastikan data diri sudah sesuai, terutama NIK KTP, karena sistem menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan.
-
Waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan bansos. Selalu gunakan kanal resmi Kemensos untuk pengecekan dan penyaluran bantuan.
-
Bagi masyarakat yang ingin menjadi calon penerima PKH, mekanisme yang tersedia adalah melalui pengusulan oleh pemerintah desa atau kelurahan, bukan pendaftaran online langsung.
Kesimpulan
Pencairan bansos PKH dan BPNT tahap 3 tahun 2026 direncanakan mulai 20 Juli 2026 dengan target lebih dari 18 juta KPM di seluruh Indonesia.
Masyarakat dapat mengecek status kepesertaan melalui situs cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos dengan menggunakan NIK KTP.
Perubahan data penerima bersifat dinamis sehingga disarankan untuk rutin memantau status bantuan melalui kanal resmi pemerintah.