Mengabaikan salah satu dari tujuh poin di atas bukanlah hal yang sepele.
Konsekuensi yang bisa Anda hadapi antara lain:
-
Iklan Berhenti Ditayangkan: Google akan memblokir iklan dari muncul di situs Anda.
-
Pendapatan Disesuaikan (Refund): Jika terdeteksi klik tidak valid akibat penempatan yang salah, Google berhak menarik pendapatan Anda.
-
Peringatan Resmi: Anda akan menerima notifikasi di dashboard AdSense untuk memperbaiki pelanggaran.
-
Penonaktifan Akun Permanen: Jika pelanggaran berat atau diulang, akun AdSense Anda akan dinonaktifkan tanpa kompromi.
💡 Tips Menempatkan Iklan AdSense dengan Aman
Agar Anda terhindar dari sanksi, ikuti panduan praktis berikut:
-
Gunakan Auto Ads (Iklan Otomatis): Ini adalah fitur paling aman. Cukup tempelkan satu kode di header website Anda, dan Google AI akan menempatkan iklan secara otomatis di posisi yang paling optimal tanpa melanggar kebijakan. Anda bahkan bisa mengecualikan area tertentu agar tidak ditampilkan iklan.
-
Sisipkan Manual dengan Bijak: Jika ingin memasang unit iklan manual, pastikan lokasinya jelas (di dalam konten, di sidebar, atau header) dan tidak menyesatkan.
-
Uji Coba dengan Perangkat Mobile: Pastikan tampilan iklan di HP tidak menutupi menu atau tombol navigasi.
-
Beri Ruang (Margin): Pastikan ada cukup ruang kosong di sekitar iklan.
-
Baca Selalu Kebijakan Google: Kebijakan AdSense dapat berubah. Selalu luangkan waktu untuk membaca update kebijakan di dashboard resmi Anda.
Dengan memahami dan menghindari 7 lokasi terlarang ini, akun AdSense Anda akan tetap sehat, dan website Anda akan lebih nyaman dinikmati oleh pengunjung.
Selamat mencoba!