JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) akan segera mencairkan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap 3 untuk periode Juli-September 2025 pada Senin, 25 Agustus 2025.
Pencairan ini akan disertai dengan berbagai bansos lainnya yang juga akan disalurkan pada minggu terakhir Agustus 2025.
Berdasarkan informasi dari Kemensos yang dikutip dari berbagai sumber terpercaya, status pencairan PKH dan BPNT tahap 3 sudah memasuki tahap "proses cek rekening" per 22 Agustus 2025.
Diprediksi pencairan paling cepat akan dimulai pada minggu terakhir bulan Agustus 2025, dengan BPNT berpotensi cair lebih awal dari PKH.
"Per 22 Agustus 2025, status di aplikasi SIKS-NG untuk bansos PKH BPNT sudah menunjukkan kemajuan dengan status transaksi yang berada pada tahap 'proses cek rekening'. Ini merupakan kabar baik karena menunjukkan bahwa pencairan dana akan segera dilakukan," demikian informasi yang dirilis Kemensos.
PKH dan BPNT Tahap 3 Siap Cair
PKH tahap 3 akan disalurkan melalui sistem PTP maupun Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih, dan berlangsung sepanjang Agustus–September 2025.
Sementara itu, BPNT tahap 3 untuk periode Juli–September 2025 juga siap dicairkan dengan setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima bantuan sebesar Rp600.000.
Bank Mandiri diprediksi akan menjadi bank penyalur pertama yang mencairkan bantuan PKH dan BPNT tahap 3.
Bagi KPM bansos yang menggunakan Bank Mandiri, disarankan untuk mengunduh aplikasi Livin' by Mandiri untuk mempermudah pengecekan saldo dari ponsel.
Berbagai Bansos Lain Juga Cair
Selain PKH dan BPNT tahap 3, pemerintah juga akan menyalurkan berbagai bansos lainnya pada minggu terakhir Agustus 2025, antara lain:
1. Bantuan Beras 20 Kg
KPM yang belum menerima tambahan beras 20 kg sebelumnya akan mendapat pencairan susulan pada periode ini.
Proses distribusi berlangsung bertahap di seluruh daerah hingga September 2025.
2. BLT Dana Desa
Bantuan Langsung Tunai Dana Desa sebesar Rp300.000 per bulan ini pada Agustus akan dirapel untuk tiga bulan sekaligus, yakni Juli–September sehingga total penerima mendapatkan Rp900.000.
Mekanisme pencairan tergantung kebijakan desa masing-masing.
3. Bantuan Permakanan bagi Lansia Tunggal dan Disabilitas Tunggal
Bantuan diberikan khusus bagi lansia dan penyandang disabilitas berat.
Bentuk bantuannya berupa makanan siap saji setiap hari yang diterima oleh penerima tunggal.
4. Program Indonesia Pintar (PIP)
Bantuan pendidikan juga segera cair lewat PIP.
Anak sekolah dari keluarga kurang mampu yang sudah masuk dalam SK nominasi 2025 dan mengaktifkan rekening berhak menerima dana pendidikan ini.
Pencairan kali ini merupakan termin kedua yang ditujukan untuk mendukung biaya sekolah.
5. Bantuan Anak Jakarta
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan menyalurkan tiga jenis bansos bagi warga Jakarta:
a. Kartu Anak Jakarta (KAJ)
Saldo KAJ akan masuk ke rekening Bank DKI pada 25 Agustus 2025.
KAJ merupakan program bansos dari Pemprov DKI Jakarta yang ditujukan bagi anak usia 0–6 tahun dari keluarga miskin.
Setiap penerima akan mendapatkan Rp300.000 per bulan, yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan gizi, susu, hingga perlengkapan penunjang tumbuh kembang anak.
Jumlah penerima KAJ mencapai 13.448 orang.
b. Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ)
Program ini menjadi bentuk perhatian Pemprov terhadap warga yang memiliki keterbatasan fisik maupun mental agar tetap mendapatkan kesempatan hidup layak.
Penerima bantuan ini mencapai 4.489 warga dan dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan sehari-hari, layanan kesehatan, maupun alat bantu yang diperlukan sesuai kondisi penerima.
c. Kartu Lansia Jakarta (KLJ)
Bantuan ini menyasar warga lanjut usia yang tidak memiliki penghasilan tetap atau dukungan keluarga yang memadai.
6. Santunan Anak Yatim Piatu
Anak-anak yatim piatu terdaftar sebagai penerima manfaat akan mendapatkan santunan sebesar Rp270 ribu per bulan.
Bantuan ini diharapkan membantu memenuhi kebutuhan hidup mereka.
7. Bantuan Penebalan Rp400.000
Khusus untuk alokasi bulan Juni–Juli 2025 yang sebelumnya belum sempat dicairkan.
Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan mendapatkan tambahan bantuan sebesar Rp400.000.
Cara Mengecek Status Penerima Bansos
Bagi masyarakat yang ingin mengecek status penerima bansos, dapat dilakukan melalui beberapa cara:
- Aplikasi SIKS-NG - Untuk mengecek status PKH dan BPNT - Aplikasi Cek Bansos - Milik Kemensos untuk mengecek berbagai bansos - Aplikasi JAKI - Untuk mengecek status KAJ (unduh di Play Store atau App Store) - Website Siladu - Akses situs resmi siladu.jakarta.go.id untuk mengecek KAJPersiapan bagi Penerima Bansos
KPM diimbau untuk mempersiapkan Kartu KKS Merah Putih agar proses pengambilan dana bisa dilakukan dengan lancar.
Bagi penerima KAJ, jangan lupa cek saldo rekening Bank DKI pada 25 Agustus 2025.
"Pemerintah menegaskan, seluruh bansos ini harus disalurkan tepat sasaran dan benar-benar diterima masyarakat yang berhak. Selain untuk kebutuhan pokok, beberapa bansos juga diarahkan untuk mendukung pendidikan anak-anak penerima manfaat," demikian pernyataan resmi Kemensos.
Pencairan bansos ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang, sekaligus mendukung kesejahteraan keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia.
***