Viral

Tak Hanya Murid yang Semangat, Warganet Sindir: 'Kalau di Indo, Bapak-bapak Juga Rela Jadi Ojek Tiap Hari'

Diperbarui 0 4 mnt baca 789 kata 3 halaman
Tak Hanya Murid yang Semangat, Warganet Sindir: 'Kalau di Indo, Bapak-bapak Juga Rela Jadi Ojek Tiap Hari'
Mencegah Murid – Tak Hanya Murid yang Semangat, Warganet Sindir: 'Kalau di Indo, Bapak-bapak Juga Rela Jadi Ojek Tiap Hari...

Bungko News – Sebuah unggahan di media sosial yang mengklaim sebuah sekolah di China menggunakan cara unik untuk mencegah murid laki-laki bolos, mendadak viral dan memicu perdebatan hangat di kalangan warganet Indonesia Tags: Mencegah Murid

Sebuah unggahan di media sosial yang mengklaim sebuah sekolah di China menggunakan cara unik untuk mencegah murid laki-laki bolos, mendadak viral dan memicu perdebatan hangat di kalangan warganet Indonesia.

Metode yang dinilai kontroversial ini menuai berbagai reaksi, mulai dari pujian hingga kritik tajam yang menyebutnya tidak mendidik.

Postingan tersebut pertama kali dibagikan oleh akun Instagram @kualimerahputih dengan judul “Solusi Sekolah di China Agar Semua Murid Cowo Rajin Masuk Kelas.

Dalam unggahan yang dilengkapi dengan foto dan video itu, tampak seorang guru perempuan yang sedang mengajar di depan kelas serta sejumlah guru perempuan lainnya yang menyambut para siswa di gerbang sekolah dengan gaya ceria dan penuh senyuman.

Menurut narasi yang tertulis dalam unggahan tersebut, sekolah-sekolah di China itu diklaim sengaja menghadirkan para guru muda dengan penampilan menarik.

Tujuannya adalah untuk mendongkrak motivasi para murid, khususnya siswa laki-laki, agar lebih rajin masuk kelas dan aktif dalam kegiatan belajar mengajar.

Pendekatan ini diklaim berhasil meningkatkan tingkat kehadiran siswa sekaligus membuat suasana belajar lebih interaktif.

Meski demikian, akun @kualimerahputih sendiri mencantumkan keterangan “Source Photo: Ilustrasi KMP” di bawah judul postingan, meskipun pada bagian lain unggahan tersebut terdapat video seorang guru dengan pakaian cukup ketat yang sedang mengajar siswa-siswi di dalam kelas.