“Ada beberapa yang sudah menyampaikan, ada juga yang belum.
Karena mereka juga ada keterbatasan anggaran, sebetulnya,” terang Rini.
Saat ini, kepastian pembukaan CPNS 2026 masih menunggu arahan dari Presiden Prabowo.
Pasalnya, pengadaan CPNS melibatkan perhitungan kebutuhan yang matang serta pertimbangan anggaran negara.
“Kita lihat dulu, belum ada arahan dari Bapak Presiden.
Kan kita harus hitung lagi, karena ini kan per 5 tahunan (rencana pengadaannya),” ungkapnya.
Salah satu alasan pemerintah belum bisa memastikan jadwal CPNS 2026 adalah karena masih fokus menyelesaikan proses seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024.
Kepala BKN, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, sebelumnya menegaskan bahwa pengangkatan PPPK 2024 harus selesai paling lambat 1 Oktober 2025.
“Kita belum ada arahan (Presiden), karena kan kita masih menyelesaikan yang kemarin saja belum selesai, yang PPPK saja belum selesai, wah itu banyak sekali,” ucap Rini.
Ia mengungkapkan, proses PPPK 2024 melibatkan jumlah formasi terbanyak sepanjang sejarah, sehingga membutuhkan waktu penyelesaian ekstra.