Contoh: aplikasi "SIAP PPPK" untuk lingkup Kemenag, atau aplikasi "BKN" yang terintegrasi dengan SSCASN.
Tips Menghindari Error:
-
Gunakan koneksi internet stabil.
-
Hindari jam sibuk (pukul 10.00 – 14.00 WIB) karena server sering padat.
-
Siapkan NIK dan password sebelum login.
-
Screenshot hasil kelulusan sebagai bukti cadangan.
Alur Seleksi PPPK 2026: Dari Pendaftaran hingga Pemberkasan
Bagi yang belum familiar, berikut alur lengkap seleksi PPPK 2026:
-
Pendaftaran (Maret – April 2026) – Peserta mengisi data di portal SSCASN dan memilih formasi.
-
Seleksi Administrasi (April – Mei 2026) – Verifikasi dokumen (ijazah, sertifikat pendidik, NIK, pengalaman kerja).
-
Pengumuman hasil administrasi (17 – 26 Mei 2026) – Peserta yang lolos administrasi berhak mengikuti seleksi kompetensi.
-
Masa sanggah (18 – 27 Mei 2026) – Bagi yang tidak lolos administrasi bisa mengajukan sanggahan.
-
Penjadwalan dan pelaksanaan seleksi kompetensi (Juni – Juli 2026) – Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB) sesuai formasi.
-
Pengumuman kelulusan akhir (Agustus – September 2026) – Peserta yang lulus kompetensi diumumkan.
-
Pemberkasan dan usul penetapan NIP PPPK (September – Oktober 2026) – Berkas kelulusan diproses untuk penerbitan Nomor Induk PPPK.
-
Penandatanganan Perjanjian Kerja (Oktober – November 2026) – PPPK resmi diangkat dan mulai bertugas.
Peserta yang dinyatakan lulus wajib segera melengkapi berkas pemberkasan.
Batas waktu pengiriman berkas biasanya 14 hari kerja setelah pengumuman.
Formasi yang Paling Banyak Diminati
Berdasarkan data BKN, formasi PPPK 2026 didominasi oleh:
-
Guru (SD, SMP, SMA, SMK, SLB) – Terbanyak, sekitar 60% dari total formasi.
-
Tenaga Kesehatan (Dokter, Perawat, Bidan, Tenaga Lab) – Sekitar 25%.
-
Tenaga Teknis (Penyuluh pertanian, analis kebijakan, arsiparis, dll.) – Sekitar 15%.
Jumlah peserta yang mendaftar mencapai lebih dari 2,5 juta orang, bersaing untuk sekitar 800.000 formasi yang tersedia.