Mengetahui status desil bansos menjadi informasi penting bagi masyarakat yang ingin memastikan apakah data keluarganya masuk dalam kelompok penerima bantuan sosial pemerintah.
Kementerian Sosial (Kemensos) terus mempermudah akses publik terhadap informasi ini.
Kini, pengecekan status desil dapat dilakukan secara mandiri dan online hanya dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada KTP melalui ponsel.
Masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor kelurahan atau dinas sosial—seluruh proses dapat dilakukan kapan saja dan dari mana saja melalui layanan digital resmi Kemensos.
Apa Itu Desil Bansos?
Desil adalah sistem pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi yang digunakan pemerintah dalam penyaluran bantuan sosial.
Melalui sistem ini, seluruh penduduk dibagi ke dalam 10 kelompok atau desil, mulai dari kelompok dengan kondisi ekonomi paling rendah (Desil 1) hingga kelompok dengan tingkat kesejahteraan tertinggi (Desil 10).
Semakin kecil angka desil yang dimiliki seseorang, semakin rendah tingkat kesejahteraan ekonominya.
Data desil bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola Kemensos dan terintegrasi dengan berbagai sumber data pemerintah.
Data ini bersifat dinamis dan diperbarui secara berkala untuk menjaga akurasi penyaluran bantuan.
Informasi desil penting diketahui karena menjadi salah satu acuan utama pemerintah dalam menentukan penerima berbagai program bantuan, seperti:
-
Program Keluarga Harapan (PKH)
-
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) / Program Sembako
-
Bantuan iuran BPJS Kesehatan (PBI-JKN)
-
Bantuan beras pangan
Dua Cara Cek Desil Bansos Juni 2026 Secara Online
Pengecekan status desil dapat dilakukan melalui dua jalur resmi: aplikasi Cek Bansos maupun situs web resmi Kemensos.
1. Cara Cek Desil melalui Aplikasi Cek Bansos
Aplikasi Cek Bansos merupakan layanan mobile resmi dari Kementerian Sosial yang dapat diunduh secara gratis.
Berikut langkah-langkahnya:
-
Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store (pengguna Android) atau App Store (pengguna iOS)
-
Buka aplikasi yang telah terpasang di smartphone Anda
-
Pilih menu "Cek Bansos"
-
Masukkan NIK sesuai dengan yang tertera pada e-KTP
-
Klik tombol "Cari Data"
Setelah proses pencarian selesai, sistem akan menampilkan informasi terkait status penerima bantuan, data keluarga, serta kategori desil yang tercatat dalam DTSEN.
2. Cara Cek Desil melalui Situs Resmi cekbansos.kemensos.go.id
Bagi yang lebih nyaman menggunakan browser, pengecekan juga dapat dilakukan melalui laman resmi Kemensos:
-
Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id melalui browser di ponsel atau komputer
-
Masukkan NIK 16 digit sesuai dengan e-KTP pada kolom yang tersedia
-
Ketikkan kode captcha yang muncul di layar—jika kode kurang jelas, klik ikon refresh untuk mengganti kode
-
Klik tombol "Cari Data"
Apabila data ditemukan, sistem akan menampilkan informasi mengenai status penerima bantuan sosial, jenis bantuan yang diterima, serta kategori desil yang tercatat dalam basis data pemerintah.
Pembagian Kelompok Desil dan Pengaruhnya terhadap Bansos
Memahami arti setiap angka desil sangat penting karena menentukan jenis bantuan yang mungkin diterima.
Berikut pembagian kelompok desil berdasarkan tingkat kesejahteraan:
| Kelompok Desil | Kategori | Keterangan |
|---|---|---|
| Desil 1 | Miskin Ekstrem | 10% masyarakat termiskin, prioritas utama bansos |
| Desil 2 | Miskin | Kelompok masyarakat miskin |
| Desil 3 | Hampir Miskin | Rentan jatuh ke kategori miskin |
| Desil 4 | Rentan Miskin | Kondisi ekonomi belum stabil |
| Desil 5 | Pas-pasan | Mendekati kelas menengah |
| Desil 6-10 | Menengah hingga Atas | Dinilai mampu secara ekonomi |
Tahun 2026 terjadi penyesuaian kriteria penerima bansos.
Jika sebelumnya penerima berada pada rentang desil 1 hingga 5, kini hanya masyarakat pada desil 1 hingga 4 yang berhak menerima bantuan PKH dan BPNT.
Masyarakat yang berada di atas desil 4 umumnya tidak lagi termasuk dalam kategori penerima bansos.
Secara lebih rinci:
-
Desil 1–4: Berhak menerima Program Keluarga Harapan (PKH)
-
Desil 1–4: Berhak menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
-
Desil 1–5: Berhak menerima PBI-JKN (iuran BPJS Kesehatan ditanggung pemerintah)
Perlu diperhatikan: Penetapan desil sepenuhnya ditentukan berdasarkan kondisi ekonomi rumah tangga yang tercatat dalam DTSEN dan diverifikasi pemerintah. Tidak ada fitur untuk menurunkan desil secara mandiri. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan perbaikan data melalui desa/kelurahan dan dinas sosial atau melalui aplikasi Cek Bansos dengan menyampaikan data sesuai kondisi nyata.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
1. Apakah cek desil bansos dikenakan biaya?
Tidak.
Layanan pengecekan melalui situs resmi dan aplikasi Cek Bansos sepenuhnya gratis.
2. Bagaimana jika NIK saya tidak ditemukan?
Jika NIK tidak terdaftar sebagai penerima, artinya Anda belum masuk dalam data penerima bansos pada periode tersebut.
Anda dapat memeriksa kembali NIK yang dimasukkan atau menghubungi perangkat desa/kelurahan untuk memastikan data kependudukan sudah sesuai.
3. Apakah status desil bisa berubah?
Ya.
Data desil bersifat dinamis dan dapat berubah seiring pembaruan data oleh pemerintah.
Pembaruan dilakukan secara berkala untuk menjaga akurasi penyaluran bantuan.
Kesimpulan
Pengecekan status desil bansos Juni 2026 dapat dilakukan dengan mudah secara online melalui dua kanal resmi Kemensos: aplikasi Cek Bansos dan situs cekbansos.kemensos.go.id.
Cukup siapkan NIK KTP dan ponsel, masyarakat dapat mengetahui posisi kesejahteraan ekonomi serta status kelayakan sebagai penerima berbagai program bantuan sosial.
Dengan kemudahan akses ini, diharapkan masyarakat dapat lebih proaktif memantau status data kependudukan dan ekonominya, serta memastikan bantuan sosial tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.
Lakukan pengecekan secara berkala, karena status desil dapat berubah seiring pemutakhiran data oleh pemerintah.