Gol-gol Borneo FC dicetak oleh Mariano Peralta (7', 11'), Juan Villa (12'), Koldo Obieta (26', 57'), Muhammad Sihran (78'), dan Kaio (90+3'). Sementara gol hiburan Malut United dicetak oleh Frets Butuan (77').
Namun, kemenangan besar itu tidak cukup mengubah nasib Borneo.
Aturan peraturan Super League mengatur bahwa jika dua tim memiliki poin yang sama, maka juara ditentukan berdasarkan keunggulan head-to-head.
Head-to-Head yang Menentukan
Aturan head-to-head menjadi penentu takdir kedua tim musim ini.
Sepanjang musim, Persib dan Borneo FC dua kali bertemu.
Pada putaran pertama, Persib sukses mengalahkan Borneo FC dengan skor 3-1 di Stadion GBLA.
Sementara pada putaran kedua, Borneo FC hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Persib di kandang sendiri.
Keunggulan agregat inilah yang akhirnya mengantarkan Persib meraih gelar juara musim 2025/2026【1†L7-L10】.
Persib Cetak Sejarah
Gelar ini bukan sekadar trofi biasa bagi Persib Bandung.
Keberhasilan menjadi juara tiga musim beruntun (2023/24, 2024/25, 2025/26) mencatatkan Persib sebagai tim pertama dalam sejarah sepak bola Indonesia era modern yang mampu meraih hattrick juara【1†L33-L36】.
Selain itu, tambahan satu gelar ini membuat Persib kini memiliki koleksi total lima gelar juara liga sejak era profesional Indonesia dimulai pada 1994 (musim 1994/95, 2014, 2023/24, 2024/25, 2025/26).
Dengan raihan ini, Persib berhasil menyamai rekor koleksi gelar milik Persipura Jayapura, sekaligus mengukuhkan posisi mereka sebagai salah satu tim terbaik dalam sejarah persepakbolaan nasional【1†L37-L40】.