Berita

Rata-Rata Gaji Guru Honorer 2024 Per Provinsi, Tertinggi Sulut Rp4,2 Juta Terendah NTT

Redaksi 0 7 menit 3 halaman
Rata-Rata Gaji Guru Honorer 2024 Per Provinsi, Tertinggi Sulut Rp4,2 Juta Terendah NTT
Rata-Rata Gaji Guru Honorer 2024 Per Provinsi, Tertinggi Sulut Rp4,2 Juta Terendah NTT — Rata-Rata Gaji Guru di Indonesia ...

Untuk guru non-ASN yang lulus sertifikasi tahun 2024 mendapat TPG sebesar Rp2 juta, naik dari sebelumnya Rp1,5 juta.

Sementara itu, sebanyak 598.558 guru dinyatakan lulus Program PPG pada 2024 dan berhak atas tunjangan ini.

TPG ini dibayarkan oleh pemerintah setiap tiga bulan sekali (triwulan).

Tunjangan inilah yang membuat total pendapatan guru bersertifikat (baik ASN maupun non-ASN yang lolos) bisa melonjak drastis, sementara rekan-rekan mereka yang belum tersertifikasi harus bertahan dengan gaji pokok/gaji honorer yang minim.

Faktor Geografis dan Biaya Hidup

BPS menyebut disparitas upah guru antar regional ini juga dipengaruhi oleh kebijakan daerah.

Di Pulau Kalimantan, rata-rata gaji guru tertinggi (Rp3,49 juta) mungkin mencerminkan upaya pemerintah daerah untuk menarik tenaga pendidik dengan kompensasi lebih tinggi, mengingat tantangan geografisnya.

Sebaliknya, konsentrasi guru di Pulau Jawa (42%) mungkin menekan rata-rata upah karena persaingan yang ketat.

Selain itu, guru di daerah khusus (terpencil, perbatasan, dan pascabencana) berhak atas Tunjangan Khusus Guru yang dapat menambah pendapatan mereka.

Namun, jumlahnya tetap tidak cukup untuk mengangkat kesejahteraan mereka secara signifikan jika gaji pokoknya terlalu rendah.

Perbandingan Gaji Guru di Asia Tenggara

Dibanding negara tetangga, kesejahteraan guru Indonesia masih sangat tertinggal.

Sebagai gambaran, seorang guru di Singapura bisa mendapatkan gaji hingga sekitar Rp46 juta hingga Rp66,8 juta per bulan.

Sementara itu, guru berpengalaman di Vietnam dapat mengantongi hingga Rp24,8 juta per bulan.

Prospek Kesejahteraan Guru ke Depan

Pemerintahan Prabowo Subianto berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan guru.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menargetkan semua guru di Indonesia, baik ASN maupun non-ASN, bisa bersertifikasi pada masa kepemimpinan ini.

Kenaikan Tunjangan Profesi Guru menjadi Rp2 juta untuk guru non-ASN yang lolos sertifikasi pada 2024 adalah langkah awal yang signifikan.

Selain itu, pemerintah terus mendorong pengangkatan guru honorer menjadi ASN PPPK untuk memberikan kepastian pendapatan yang lebih baik.

Dengan target 606 ribu guru mengikuti PPG pada 2024 dan hampir semuanya dinyatakan lulus, ada harapan bahwa dalam beberapa tahun ke depan, semakin banyak tenaga pendidik yang merasakan manfaat dari peningkatan kesejahteraan ini.

Hak Cipta Dilindungi. Dilarang keras mengutip, menyalin, atau mereproduksi sebagian maupun seluruh isi artikel ini untuk tujuan komersial, termasuk pembuatan konten media sosial, tanpa izin tertulis dari Redaksi.

Bagikan

Komentar

0/500

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Terkait