Berita

Pencairan PKH Tahap 1 Februari 2026 Dimulai, Ini Daftar Wilayah yang Sudah Cair

Bungko News adalah portal…
3 menit baca 0
Pencairan PKH Tahap 1 Februari 2026 Dimulai, Ini Daftar Wilayah yang Sudah Cair

Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 1 tahun 2026.

Hingga per hari ini, 10 Februari 2026, ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai daerah sudah mulai menerima saldo bantuan yang ditransfer ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), dengan nominal yang bervariasi hingga mencapai lebih dari Rp 1,5 juta untuk beberapa penerima.

Penyaluran ini merupakan bagian dari jadwal triwulan pertama dalam rangka menjaga daya beli masyarakat pada awal tahun.

Program PKH sendiri menyasar keluarga miskin dan rentan, dengan bantuan diberikan berdasarkan komponen keluarga seperti ibu hamil, anak sekolah, lanjut usia, atau penyandang disabilitas.

Progres Pencairan PKH Tahap 1

Bantuan PKH Tahap 1 tahun 2026 mulai masuk bertahap ke rekening KPM sejak awal Februari.

📖 Baca Juga: UPDATE TERBARU: Status PKH dan BPNT Tahap 3 di SIKS-NG Berubah, Pencairan Awal September 2025, KPM Berpotensi Terima Rp5,5 Juta

Laporan dari sejumlah wilayah menunjukkan saldo bantuan sudah dikreditkan ke KKS melalui bank penyalur seperti Bank BNI, Bank Mandiri, dan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Ada juga laporan penerima yang mendapatkan bantuan ganda, sehingga saldo total mencapai sekitar Rp 1,5 juta pada periode ini.

Nominal yang diterima setiap keluarga memang berbeda-beda berdasarkan komponen yang dimiliki:

– Ibu hamil/nifas atau anak usia dini (0–6 tahun) mendapatkan nominal yang lebih tinggi, yakni hingga Rp 750.000 per komponen per tahap triwulan.

📖 Baca Juga: SALDO BANSOS TEMBUS 9 JUTAAN! 7 Bansos Cair Serentak Mulai Besok hingga Akhir November 2025

– Anak sekolah (SD/SMP/SMA), lansia, dan penyandang disabilitas juga mendapatkan besaran yang disesuaikan menurut ketentuan PKH 2026.

– Dalam satu keluarga, bila terdapat beberapa komponen, total bantuan dapat menumpuk sehingga nominal keseluruhan bisa lebih besar dari Rp 1 juta per keluarga.

Wilayah yang Sudah Menerima

Pencairan tidak dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia. Setiap daerah memiliki jadwal pencairan yang berbeda, dan beberapa wilayah yang terpantau sudah menerima bantuan per tanggal 10 Februari 2026 antara lain:

– Kota Sigi (Sulawesi Tengah) – saldo bantuan masuk sekitar Rp 600.000.

📖 Baca Juga: UPDATE BANSOS TERBARU 28 MARET 2026: PENYALURAN BERAS 20 KG & MINYAK 4 L DIMULAI, PKH-BPNT CAIR VIA KANTOR POS

– Kabupaten Jombang (Jawa Timur) – penerima dengan komponen balita dan anak SD mendapatkan kurang lebih Rp 975.000.

– Kabupaten Sukabumi dan Bandung (Jawa Barat) – laporan pencairan menunjukkan nilai bantuan yang sudah masuk di KKS mencapai Rp 750.000 hingga lebih dari Rp 1,1 juta di beberapa kasus.

Informasi tambahan dari laporan lokal juga menyebutkan sejumlah daerah lain seperti Kota Serang (Banten), wilayah di Sumatera Utara, serta kabupaten di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta sudah mulai melihat progres masuknya saldo PKH dalam beberapa hari terakhir.

Tips Penting untuk Penerima

  • Cek saldo KKS secara rutin: Penerima bantuan masyarakat diimbau untuk memeriksa saldo KKS mereka melalui aplikasi perbankan atau ATM untuk melihat apakah bantuan sudah masuk.

  • Ambil dana tepat waktu: Menurut peringatan yang beredar, dana bantuan bisa dianggap tidak terserap dan kembali ke kas negara jika tidak dicairkan atau ditransaksikan dalam 30 hari sejak masuknya saldo. Oleh karena itu, KPM diharapkan segera mengambil atau menggunakan dana bantuan sesuai kebutuhan pokok keluarga.

  • Pastikan data terkini: Kebijakan Kemensos mensyaratkan penerima tercatat valid di DTKS dan memiliki KKS yang aktif. Ketidaksesuaian data dapat mempengaruhi besaran atau jadwal pencairan.

Sistem Penyaluran Bertahap

Penyaluran PKH dan BPNT dilakukan secara bertahap karena sistem administrasi yang melalui beberapa tahapan validasi sebelum mencapai rekening KPM.

Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa sebagian penerima sudah menerima dana lebih awal, sementara yang lainnya masih menunggu proses administratif.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap bantuan sosial dapat disalurkan secara tepat sasaran untuk meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu, khususnya di tengah tantangan biaya hidup di awal tahun. ***

Bagikan:
Redaksi
Kontributor
Bungko News adalah portal berita digital yang berkomitmen menyajikan informasi terkini, akurat, dan terpercaya kepada masyarakat. Fokus utama kami meliputi berita seputar gaji PNS, PPPK, bansos terbaru, informasi pensiunan, kebijakan pemerintah, serta tutorial SEO dan dunia digital yang bermanfaat bagi pembaca.