JAKARTA - Kabar gembira bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Pencairan bansos tahap ketiga untuk periode Juli-September 2025 kembali dilakukan secara bertahap melalui bank penyalur.
Sejumlah KPM melaporkan dana sudah masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mereka, termasuk pencairan senilai Rp2,4 juta yang masuk secara bersamaan.
Sementara itu, Kementerian Sosial (Kemensos) juga mulai mendistribusikan KKS baru di puluhan daerah bagi KPM yang sebelumnya menerima bansos melalui PT Pos.
Pencairan bansos PKH dan BPNT tahap ketiga September 2025 kembali menjadi sorotan setelah sejumlah KPM melaporkan dana sudah masuk ke rekening mereka.
Berdasarkan informasi dari channel YouTube Cek Bansos, beberapa KPM telah menerima pencairan dana hingga Rp2,4 juta yang masuk secara bersamaan untuk PKH dan BPNT.
"Alhamdulillah di hari ini ada beberapa KPM yang melaporkan adanya saldo masuk baik untuk PKH maupun BPNT di tahap susulan yaitu masih dari Bank BNI yang terus menyalurkan bantuan ini," ujar narator dalam video Cek Bansos, dikutip Selasa (16/9/2025).
Berdasarkan pantauan Radar Bogor, pencairan bansos PKH dan BPNT tahap ketiga memang sudah berlangsung sejak awal September 2025.
Tiga dari empat bank penyalur utama sudah mulai mencairkan dana, yakni Bank BSI, Bank BRI, dan Bank BNI.
Sementara Bank Mandiri masih dalam proses penyaluran.
"Beberapa bukti pencairan di Bank BNI menunjukkan saldo yang bervariasi tergantung komponen PKH yang dimiliki KPM. Saldo yang masuk antara lain Rp600.000 (untuk disabilitas), Rp825.000, Rp1,5 juta, Rp1,1 juta, dan Rp975.000. Beberapa KPM bahkan melaporkan bahwa dana BPNT dan PKH mereka cair bersamaan," tulis Radar Bogor dalam laporannya.
Status SIKS-NG Menentukan Pencairan
Bagi KPM yang belum menerima pencairan bansos, disarankan untuk segera mengecek status kepesertaan melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).
Status dalam sistem ini sangat menentukan apakah KPM berhak menerima bansos atau tidak.
"Jika menerangkan statusnya sudah SI ini berarti tinggal menunggu untuk proses pencairannya saja karena datanya aman. Data bansosnya tercairkan walaupun masuk di termin susulan dan apabila keterangan diis engine-nya ini akan menerangkan maka bantuan sosialnya kalian mohon maaf tidak bisa tersayurkan kembali untuk di tahap ini dan di tahap selanjutnya," jelas narator Cek Bansos.
Status "SI" (Siap Salur) menunjukkan data penerima aman, sehingga mereka tinggal menunggu giliran pencairan dana masuk ke rekening masing-masing.
Sementara status "exclude" menandakan penerima tidak termasuk dalam daftar bantuan tahap ini maupun tahap selanjutnya.
"Kami tidak pernah bosan-bosan untuk mengingatkan bagi kalian yang belum tersalurkan bantuan sosialnya segera melakukan pengecekan ke Dinas Sosial, kecamatan atau ke kelurahan bertemu dengan operator desa SIKS NG untuk melakukan pengecekan di Sis agar mengetahui apakah nama kalian ini masih bisa cair atau tidak di tahap ketiga ini," imbau narator Cek Bansos.
Distribusi KKS Baru di Puluhan Daerah
Selain pencairan bansos, Kemensos juga mulai mendistribusikan KKS baru secara masif di puluhan daerah bagi KPM yang sebelumnya menerima bansos melalui PT Pos.
Distribusi ini dimulai sejak 8 September 2025.
"Mulai Senin (8/9), distribusi Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) baru akan untuk bantuan sosial (bansos) dilakukan Kementerian Sosial (Kemensos) secara besar-besaran di puluhan kabupaten dan kota di seluruh Indonesia," tulis Radar Bogor.
Berikut adalah daftar wilayah yang akan mendapatkan distribusi KKS dari berbagai bank:
1. KKS Bank Mandiri:
- Kalimantan Barat: Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Melawi - Jawa Timur: Kabupaten Jember, Kabupaten Sumenep, Kota Kediri, dan Kota Madiun - Banten: Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon - Jawa Barat: Kabupaten Bogor, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Ciamis - Jawa Tengah: Kabupaten Cilacap, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Jepara, Kabupaten Kendal, Kabupaten Brebes, dan Kota Tegal - Sulawesi & Papua: Kabupaten Minahasa Selatan, Minahasa Utara, Minahasa Tenggara, Banggai, Toli-toli, Bual, Morowali, Bulukumba, Takalar, Sinjai, Bone, serta Pangkajene dan Kepulauan2. KKS Bank BNI:
- Jabodetabek: Kota Depok, Kabupaten Karawang, dan daerah Renteng Agung (Jakarta)3. KKS Bank BRI:
- Kepulauan Bangka Belitung: Kabupaten Bangka, Kabupaten Belitung, Kabupaten Bangka Selatan, dan Kabupaten Bangka Tengah - Bengkulu: Kabupaten Lebong, Kabupaten Kepahiang, dan Kabupaten Bengkulu Tengah - Sumatera Selatan: Kota Palembang, Kota Pagar Alam, Kabupaten Bengkulu Selatan, dan Kabupaten Rejang Lebong - Sulawesi Barat: Kota Polewali Mandar, Kota Parepare, Bone, Boalemo, dan Kabupaten Gorontalo - Sulawesi Selatan: Kota Makassar, Kabupaten Luwu Utara, dan Kabupaten Wajo"Bagi KPM yang sudah menerima KKS baru, saat ini mereka tinggal menunggu proses pencairan. Belum ada jadwal resmi kapan dana bansos akan masuk, namun diperkirakan proses penyaluran akan segera dimulai," tulis Radar Bogor.
Besaran Bansos PKH dan BPNT 2025
Berdasarkan informasi dari Detik.com, besaran bansos PKH 2025 untuk setiap kategori penerima adalah sebagai berikut:
- Ibu hamil/nifas: Rp 750.000 per tahap - Anak usia dini (0-6 tahun): Rp 750.000 per tahap - Anak SD/sederajat: Rp 225.000 per tahap - Anak SMP/sederajat: Rp 375.000 per tahap - Anak SMA/sederajat: Rp 500.000 per tahap - Lansia 70 tahun ke atas: Rp 600.000 per tahap - Penyandang disabilitas berat: Rp 600.000 per tahapSementara itu, BPNT disalurkan dalam bentuk saldo elektronik senilai Rp 200.000 per bulan yang masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Saldo ini dapat digunakan untuk membeli bahan pangan pokok seperti beras, telur, kacang hijau, tempe/tahu, buah dan sayur di e-warong yang telah ditunjuk pemerintah.
Cara Cek Status Penerima Bansos
Bagi masyarakat yang ingin mengecek status penerimaan bansos PKH dan BPNT, dapat dilakukan melalui dua cara:
1. Melalui Situs Resmi Kemensos:
- Buka website https://cekbansos.kemensos.go.id - Masukkan data sesuai dengan kolom isian: Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan - Ketik nama lengkap sesuai KTP - Masukkan kode captcha yang muncul di layar - Klik tombol "Cari Data" - Sistem akan menampilkan status bansos apakah terdaftar sebagai penerima atau belum2. Melalui Aplikasi Cek Bansos Kemensos:
- Buka aplikasi Cek Bansos Kemensos - Login menggunakan akun yang sudah diverifikasi - Pilih menu "Cek Bansos" - Masukkan data wilayah domisili dan nama lengkap sesuai KTP - Klik "Cari Data" untuk melihat hasil pengecekanTahap Pencairan Bansos PKH dan BPNT 2025
Pencairan bansos PKH dan BPNT dilakukan secara bertahap sepanjang tahun 2025, yaitu:
- Tahap Pertama: Januari sampai Maret 2025 - Tahap Kedua: April sampai Juni 2025 - Tahap Ketiga: Juli sampai September 2025 - Tahap Keempat: Oktober sampai Desember 2025Dengan adanya pencairan bansos tahap ketiga ini, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.
"Semoga saja bagi kalian yang masih ditetapkan sebagai penerima bantuan dari pemerintah, saya pun juga mendoakan semoga bantuan sosialnya masih bisa tercairkan dan masih bisa menjadi rezeki kalian," tutup narator Cek Bansos.
***