Pemerintah Lanjutkan Penyaluran Bansos di 2026, Target 300 Ribu KPM PKH Graduasi

JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan program bantuan sosial (bansos) tetap berlanjut di tahun 2026.
Sejumlah program utama seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga Program Indonesia Pintar (PIP) kembali disalurkan untuk menjaga stabilitas kesejahteraan masyarakat rentan.
Masyarakat diminta untuk memantau secara berkala status pencairan bansos, terutama untuk bulan Januari 2026, melalui laman resmi Cek Bansos Kemensos.
Target 300 Ribu KPM PKH Graduasi
Salah satu fokus utama Kemensos di 2026 adalah mendorong kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat (KPM).
Dilansir dari laman Kementerian PANRB dan siaran pers resmi, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa pemerintah menargetkan 300 ribu KPM Program Keluarga Harapan (PKH) bisa lulus atau graduasi di tahun ini.
“Pada hari ini kita sudah bisa meluluskan 300 KPM yang selama ini menerima bansos dan sudah menyatakan ingin graduasi, tidak mau terima bansos lagi, dan ingin mandiri, serta ingin berdaya. Mereka sudah melakukan usaha-usaha dan sekarang ini sudah menyatakan lulus, tidak mau menerima bansos lagi,” kata Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dalam acara penutupan Desa Pilot Project Pemberdayaan Masyarakat Menuju Graduasi Bansos 2025 di Kendal, Jawa Tengah, seperti dikutip dari laman Detik News.
Program ini didukung dengan pemberian modal usaha dan pendampingan intensif di sejumlah desa percontohan.
Setiap desa dibentuk Kelompok Usaha Bersama (Kube) dengan modal hingga Rp20 juta per kelompok, serta bantuan Program Peningkatan Kesejahteraan Sosial Ekonomi (PPSE) Rp5 juta bagi KPM PKH yang merintis usaha.
Bantuan Pangan Beras 720 Ton untuk 18 Juta KPM
Selain program graduasi, pemerintah juga melanjutkan program bantuan pangan berupa beras di tahun 2026.
Dilansir dari siaran pers Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada 5 Januari 2026, distribusi di awal tahun akan berlangsung selama empat bulan dengan jumlah total sekitar 720 ribu ton yang akan diberikan kepada 18,277 juta keluarga penerima manfaat.
“Kita harus optimis tidak ada masalah untuk beras di tahun 2026 ini. Tentu SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) beras jalan terus. Tahun 2026 kemarin sudah disepakati di dalam rakortas. SPHP 1,5 juta ton. Kemudian sudah disepakati juga bantuan pangan untuk 18,277 juta keluarga selama 4 bulan,” ungkap Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa.
Per 2 Januari 2026, Bulog telah menyalurkan bantuan pangan tahap kedua kepada 17,370 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP) dari target 18,277 juta PBP.
Secara kuantitas, beras dan minyak goreng masing-masing telah tersalurkan 347,4 ribu ton dan 69,4 juta liter secara nasional.
Daftar Lengkap Bansos 2026 dan Nominalnya
Berikut adalah daftar lengkap bantuan sosial yang diproyeksikan tetap disalurkan sepanjang tahun 2026:
1. Bansos PKH
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan bantuan tunai bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dengan komponen kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial. Besaran bantuan bervariasi tergantung kategori anggota keluarga:
– Ibu hamil: Rp 3 juta/tahun (Rp 750.000/tahap)
– Anak usia dini: Rp 3 juta/tahun (Rp 750.000/tahap)


