Klik "Cari Data"
Sistem akan menampilkan informasi penerima, jenis bantuan, kategori desil, serta status pencairan terbaru.
Tanda BPNT Sudah Cair
Salah satu tanda bantuan telah diproses adalah munculnya keterangan "YA" pada kolom status pencairan bansos.
Selain itu, penerima juga dapat memeriksa saldo rekening KKS melalui mobile banking masing-masing seperti BRImo, Livin' by Mandiri, BNI Mobile, atau BSI Mobile. Jika dana sudah masuk, akan terlihat saldo tambahan sebesar Rp600.000.
Siapa Penerima BPNT Tahun 2026?
Tahun 2026, pemerintah menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan penyaluran bantuan sosial.
Penerima BPNT diprioritaskan bagi masyarakat yang masuk kategori miskin dan rentan, terutama yang berada pada kelompok desil terbawah dalam DTSEN.
Pemerintah juga melakukan pemutakhiran data secara berkala untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Data penerima dapat berubah setiap triwulan sesuai hasil pembaruan yang dilakukan pemerintah bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan pemerintah daerah.
Pada tahun 2026, Kemensos mengubah aturan desil penerima BPNT yang semula berlaku untuk tingkat 1 hingga 5, kini sampai desil 4 saja.
Kesimpulan
Pencairan BPNT tahap 2 tahun 2026 untuk periode April–Juni telah dan terus berlangsung secara bertahap di seluruh Indonesia.
Bagi KPM yang terdaftar, total bantuan Rp600.000 akan masuk ke rekening KKS di bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) atau disalurkan melalui kantor pos.
Hal yang perlu diingat:
-
Segera cek status penerima melalui cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos
-
Pantau saldo KKS secara berkala melalui mobile banking
-
Segera tarik dana setelah masuk ke rekening, karena batas penarikan adalah 30 Juni 2026
-
Jika melewati batas waktu, dana akan kembali ke kas negara dan kepesertaan berpotensi dibekukan
Bagi yang belum menerima bantuan, tidak perlu khawatir—proses pencairan masih terus berlangsung hingga akhir Juni 2026. Tetap pantau informasi resmi dari Kementerian Sosial dan kanal-kanal terpercaya untuk perkembangan terbaru.