Pembagian Desil dan Status Bansos
Berikut klasifikasi lengkap kelompok desil di Indonesia:
| Desil | Klasifikasi | Keterangan |
|---|---|---|
| Desil 1 | Sangat Miskin | 10% kelompok terbawah, prioritas utama bansos |
| Desil 2 | Miskin | 10-20% terbawah, prioritas bansos |
| Desil 3 | Hampir Miskin | 20-30% terbawah, prioritas bansos |
| Desil 4 | Rentan Miskin | 30-40% terbawah, prioritas bansos |
| Desil 5 | Menengah Bawah | Ekonomi pas-pasan, selektif untuk bantuan tertentu |
| Desil 6 | Menengah Bawah | Tidak berhak atas bansos reguler |
| Desil 7-10 | Menengah hingga Sejahtera | Tidak berhak atas bansos reguler |
Catatan penting: Pemerintah mempersempit kriteria penerima BPNT dan PKH pada tahun 2026 hanya untuk Desil 1 hingga 4. Jika Anda berada di Desil 5, statusnya berubah menjadi "menengah bawah" dan tidak lagi berhak atas kedua bantuan tersebut.
Yang Perlu Diingat
-
Cek desil secara berkala, terutama menjelang penyaluran bansos, karena data DTSEN diperbarui secara periodik.
-
Seseorang yang sebelumnya menerima bantuan belum tentu tetap tercatat sebagai penerima pada periode berikutnya apabila terdapat perubahan data hasil pemutakhiran pemerintah.
-
Jika data desil tidak sesuai dengan kondisi riil, Anda dapat mengajukan usulan perubahan melalui desa/kelurahan, dinas sosial setempat, atau melalui aplikasi Cek Bansos.
-
Pengecekan melalui Google dan situs resmi Kemensos tidak dipungut biaya apa pun. Waspadai situs atau aplikasi tidak resmi yang meminta pembayaran.
Kesimpulan
Mengecek status desil pada Juni 2026 dapat dilakukan dengan mudah melalui Google sebagai pintu akses menuju situs resmi cekbansos.kemensos.go.id, atau melalui aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Play Store dan App Store.
Cukup dengan menyiapkan NIK dan data diri sesuai KTP, masyarakat dapat memastikan apakah termasuk dalam kelompok penerima bansos prioritas (Desil 1–4) atau tidak.
Dengan mengetahui status desil, Anda dapat mempersiapkan langkah selanjutnya—baik untuk memantau jadwal pencairan bansos, mengajukan perubahan data jika diperlukan, maupun mencari alternatif bantuan lain yang sesuai dengan kondisi ekonomi keluarga.
Pastikan selalu menggunakan kanal resmi pemerintah agar data yang diperoleh akurat dan terpercaya.