Berita

Kemensos Perketat Aturan Bansos 2026: Penerima Desil 5 Tak Lagi Dapat Bantuan

Diperbarui 0 3 mnt baca 578 kata 3 halaman
Kemensos Perketat Aturan Bansos 2026: Penerima Desil 5 Tak Lagi Dapat Bantuan
Kemensos Perketat Aturan Bansos 2026: Penerima Desil 5 Tak Lagi Dapat Bantuan — Apa Itu Desil dan Mengapa Penting dalam Pe...

Perubahan Desil Penerima Bansos Kemensos 2026: Jutaan Penerima Dialihkan, Masyarakat Diminta Segera Cek Status

Kementerian Sosial (Kemensos) resmi melakukan penyesuaian besar terhadap kriteria desil penerima bantuan sosial (bansos) mulai tahun 2026.

Kebijakan ini berdampak langsung pada jutaan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), terutama mereka yang sebelumnya berada pada kelompok desil 5.

Perubahan ini dilakukan untuk memastikan bansos lebih tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang benar‑benar berada pada tingkat kesejahteraan terbawah.

Pemerintah menegaskan bahwa pembaruan data desil akan terus dilakukan secara berkala, sehingga masyarakat diminta aktif memantau status kepesertaan mereka.

Apa Itu Desil dan Mengapa Penting dalam Penentuan Bansos?

Desil adalah sistem pemeringkatan kesejahteraan masyarakat yang dibagi menjadi 10 tingkatan, mulai dari desil 1 (sangat miskin) hingga desil 10 (menengah atas).

Sistem ini menjadi acuan utama pemerintah dalam menentukan siapa yang berhak menerima bansos.

Menurut data yang dikutip dari detikcom, pembagian desil adalah sebagai berikut:

  • Desil 1: Sangat miskin
  • Desil 2: Miskin
  • Desil 3: Hampir miskin
  • Desil 4: Rentan miskin
  • Desil 5: Pas-pasan
  • Desil 6–10: Menengah ke atas

Dengan perubahan kebijakan tahun 2026, batas penerima bansos kini semakin diperketat.

Aturan Baru: Penerima Bansos Hanya untuk Desil 1–4

Mulai 2026, Kemensos menetapkan bahwa penerima PKH dan BPNT hanya berasal dari desil 1 hingga 4. Sebelumnya, BPNT masih mencakup penerima hingga desil 5.

Perubahan ini berdampak besar:

  • 696.920 penerima PKH dan
  • 1.735.032 penerima BPNT

akan dialihkan karena berada di luar desil 1–4. Pemerintah menegaskan bahwa kuota tersebut akan diberikan kepada masyarakat yang berada pada desil paling bawah.

Kebijakan ini diambil berdasarkan usulan masyarakat dan hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi (DTSEN), yang terus diperbarui seiring pengajuan perubahan data dari daerah.

11.014 Penerima Dicoret karena Inclusion Error

Selain perubahan desil, Kemensos juga melakukan pembersihan data penerima bansos.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat 11.014 penerima PKH dan BPNT dicoret pada triwulan II 2026 karena inclusion error, yaitu penerima yang sebenarnya sudah tidak layak menerima bantuan.

Sebagian dari mereka diketahui telah masuk kategori ekonomi menengah (desil 5–10).

Cara Cek Status Bansos 2026

Masyarakat diminta rutin mengecek status penerimaan bansos karena pemerintah tidak menetapkan tanggal pasti pencairan.

Berikut cara resmi yang dapat digunakan:

1. Melalui Website Resmi Kemensos

  • Buka cekbansos.kemensos.go.id
  • Masukkan NIK KTP
  • Isi kode captcha
  • Klik Cari Data
  • Sistem akan menampilkan status penerima, jenis bantuan, dan periode penyaluran.

2. Melalui Aplikasi Cek Bansos

  • Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store/App Store
  • Pilih menu Cek Bansos
  • Masukkan NIK
  • Klik Cari Data
  • Informasi lengkap penerimaan akan muncul, termasuk jadwal pencairan.

Cara Mengubah Desil Penerima Bansos

Perubahan desil dapat diajukan jika kondisi ekonomi keluarga berubah.

Pengajuan dapat dilakukan melalui:

  • Desa/Kelurahan
  • Dinas Sosial setempat
  • Aplikasi Cek Bansos

Kemensos menegaskan bahwa usulan akan diverifikasi sebelum disetujui.

Jadwal Penyaluran Bansos 2026

Penyaluran bansos dilakukan secara triwulanan:

  • Tahap 1: Januari–Maret
  • Tahap 2: April–Juni
  • Tahap 3: Juli–September
  • Tahap 4: Oktober–Desember

Saat ini, penyaluran memasuki tahap kedua, mencakup April–Juni 2026.

Pemerintah menegaskan bahwa pencairan dapat terjadi kapan saja dalam rentang waktu tersebut, sehingga penerima harus rutin memeriksa status.

Mengapa Kebijakan Ini Diambil?

Kemensos menyatakan bahwa perubahan desil dan pembersihan data dilakukan untuk:

  • Memastikan bansos tepat sasaran
  • Mengurangi inclusion error
  • Mengalihkan bantuan kepada masyarakat yang paling membutuhkan
  • Menyesuaikan data dengan kondisi ekonomi terbaru

Dengan pengetatan ini, pemerintah berharap bansos dapat lebih efektif mengurangi beban masyarakat miskin dan rentan.

Kesimpulan

Perubahan desil penerima bansos 2026 menjadi salah satu kebijakan terbesar Kemensos tahun ini.

Dengan pembatasan penerima hanya pada desil 1–4, jutaan data penerima mengalami penyesuaian.

Masyarakat diminta aktif mengecek status dan memperbarui data jika terjadi perubahan kondisi ekonomi.

Kebijakan ini diharapkan membuat penyaluran bansos lebih tepat sasaran dan transparan.

Berita Terkait