Berita

Kemensos Buka Layanan Khusus 1-11 Oktober, Penyaluran PKH dan BPNT Tahap 3 Masih Berlangsung

Diperbarui 0 4 mnt baca 616 kata 3 halaman
Kemensos Buka Layanan Khusus 1-11 Oktober, Penyaluran PKH dan BPNT Tahap 3 Masih Berlangsung

JAKARTA - Kementerian Sosial Republik Indonesia membuka layanan khusus bagi penerima bantuan sosial mulai 1 hingga 11 Oktober 2025.

Sementara itu, proses penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap ketiga terus berlangsung, dengan sejumlah bank penyalur sudah mulai mengaktifkan saluran dana bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Layanan Khusus Kemensos 1-11 Oktober 2025

Kementerian Sosial membuka akses layanan khusus pada 1-11 Oktober 2025 bagi penerima PKH dan BPNT untuk mengurus berbagai keperluan administratif bantuan sosial tanpa dipungut biaya.

Layanan ini mencakup enam jenis pelayanan penting:

1. Pengajuan usulan baru bagi masyarakat yang belum pernah mendapatkan bantuan sosial 2. Sanggahan data bansos bagi penerima yang bantuannya ter-eksklusi karena berbagai alasan 3. Reaktivasi PBI JK/KIS yang sempat non-aktif 4. Pembaruan desil bagi keluarga yang berada di desil 6-10 namun kondisi faktualnya masih layak menerima bantuan 5. Perbaikan data bagi penerima yang gagal biometric cleaning dengan membawa KK dan KTP untuk dipadankan dengan data Dukcapil dan DTKS 6. Pengecekan data bansos untuk mengetahui status keamanan data penerima

"Kalau memang ada kesalahan data dari sistem kemudian kalian dinyatakan ini memang masih layak, datanya aman, insyaallah masih akan berkesempatan tercairkan bantuan sosialnya," jelas informasi dari kanal YouTube CEK BANSOS.

Penyaluran PKH dan BPNT Tahap 3 Masih Berlangsung

Proses penyaluran bantuan sosial PKH dan BPNT tahap ketiga (alokasi Juli-September) terus berlangsung di awal Oktober 2025.

Beberapa KPM sudah menerima pencairan tahap kedua (alokasi April–Juni) dan tahap ketiga melalui dua bank penyalur, yakni Bank BRI dan Bank Mandiri.

Banyak KPM yang menerima KKS baru di bulan Juli dan Agustus melaporkan bahwa saldonya sudah masuk.

Bahkan, sebagian penerima mencairkan dana sebesar Rp1.500.000, yang kemungkinan besar merupakan gabungan alokasi BPNT atau komponen PKH Tahap 2 dan Tahap 3.

Laporan dari Palu menunjukkan pencairan dana ganda (dobel) dengan nominal hingga Rp1.810.000 melalui Bank BRI, yang mengindikasikan akumulasi bansos yang belum cair di tahap sebelumnya.

BPNT Susulan Tahap 3 Mulai Disalurkan

Kementerian Sosial juga kembali menyalurkan BPNT susulan untuk tahap ketiga.

Banyak laporan dari berbagai daerah menyebutkan bahwa BPNT susulan untuk alokasi tahap ketiga sudah kembali masuk rekening KPM.

Jumlah bantuan yang diterima mencapai Rp600.000 per KPM.

Pencairan ini terpantau terjadi di Bank BRI dan Bank Mandiri di berbagai wilayah, termasuk Brebes.

"KPM yang sebelumnya mengalami kekosongan saldo untuk alokasi Tahap 3 kini mulai menerima dana susulan sebesar Rp600.000," demikian laporan dari lapangan.

Bank BNI: Penyaluran Paling Akhir

Di tengah penyaluran bansos yang terus berlangsung, banyak KPM yang menanyakan kapan Bank BNI akan menyalurkan bansos PKH dan BPNT tahap kedua dan ketiga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Bank BNI memang merupakan bank penyalur yang proses peralihan dari PT Pos Indonesia ke Bank BNI adalah yang paling akhir dibandingkan bank penyalur lainnya.

Distribusi KKS baru dari Bank BNI hingga awal Oktober 2025 masih belum sepenuhnya rampung.

"Penerima bantuan dengan KKS Bank BNI hasil peralihan akan mengalami pencairan terakhir dibandingkan bank lain, sebab distribusi kartu baru masih berlangsung dan belum selesai sepenuhnya," jelas laporan terkait.

KPM yang menerima KKS Bank BNI di bulan September kemungkinan belum bisa mencairkan bansosnya karena harus menunggu proses aktivasi kartu dan verifikasi data bansos.

Saran untuk KPM

Bagi KPM yang sudah menerima KKS baru di bulan Juli dan Agustus, disarankan untuk segera melakukan pengecekan saldo di kartu KKS-nya.

Kemungkinan besar dana bansos sudah masuk dan siap untuk dicairkan.

Sementara bagi KPM yang masih menunggu penyaluran dari Bank BNI, diimbau untuk bersabar karena proses distribusi kartu dan verifikasi data masih berlangsung.

Selama data bansos aman, bansos akan tetap disalurkan.

Bagi KPM yang ingin memanfaatkan layanan khusus 1-11 Oktober 2025, dapat mendatangi kantor kelurahan atau kantor Dinas Sosial untuk bertemu dengan operator SIKS-NG desa atau kelurahan.

***

Berita Terkait