Sebuah kisah haru sekaligus menginspirasi datang dari seorang warga yang mendapati kartu sembako milik orang tuanya yang dikira sudah kedaluwarsa, ternyata aktif kembali dan bahkan sudah terisi saldo.
Kejadian ini menjadi bukti bahwa program bantuan sosial pemerintah kadang membawa kejutan manis di tengah kehidupan sehari-hari.
Alkisah, seorang anak pergi ke bank dengan niat memperbaiki kartu sembako milik ibunya yang tertera masa berlakunya hingga September 2025.
Sehari sebelumnya, ia sempat mengecek dan mendapati kartu tersebut sudah expired.
Namun, apa yang terjadi di bank justru di luar dugaan.
"Sambil nunggu antrian, satpam bertanya, 'Kak mau buka rekening?' Saya jawab, 'Bukan, mau aktifkan kartu sembako mama yang kemarin sore saya cek sudah expired'," ceritanya.
Satpam bank pun meminta kartu tersebut untuk diperiksa.
Setelah dicek, dengan nada lega satpam menyampaikan kabar gembira: "Bisa diaktifkan kok." Tak hanya aktif, ternyata kartu itu juga sudah memiliki saldo. "Pas dicek sama pak satpam, udah aktif dan Alhamdulillah ada isinya. Ada isinya katanya segini pas sy liat. Wow, kaget, cus ditarik aja pak!" ucapnya penuh syukur.
Ia pun mengucap rasa terima kasih atas rezeki tak terduga untuk orang tuanya.
"Alhamdulillah rejeki orang tua saya ... aamiin yra!! Mungkin ini penebalan. Dan gak merata atau belum merata, jgn ada yg sakit hati atau iri ..rejeki dr Allah," tutupnya.
Kejadian ini sejalan dengan informasi resmi yang beredar bahwa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau kartu sembako yang fisiknya sudah menunjukkan masa kedaluwarsa ternyata masih bisa aktif dan digunakan.
Sistem perbankan memperpanjang otomatis masa aktif kartu bagi penerima bansos, sehingga dana bantuan tetap bisa masuk selama rekening masih aktif dan tidak diblokir.
Hal ini diungkapkan dalam salah satu pemberitaan media nasional: "Bahkan, kartu KKS tetap berfungsi meski sudah kedaluwarsa karena sistem perbankan memperpanjang otomatis masa aktif kartu khusus penerima bansos." (Sumber: Radar Bogor, 24 September 2025)
Bagi masyarakat yang mengalami hal serupa, disarankan untuk mengecek status kepesertaan melalui aplikasi resmi Kemensos atau langsung mendatangi bank penyalur dengan membawa KTP, KK, serta kartu KKS lama.
Jika ada kendala, bisa juga menghubungi pendamping PKH atau operator DTKS setempat.
***