Bungko News – Pemerintah pusat secara resmi mengumumkan paket stimulus ekonomi dan bantuan sosial (bansos) berskala besar untuk menyambut semester kedua tahun 2026.
Dengan total anggaran raksasa mencapai Rp26,34 triliun, delapan program ini akan mulai cair serentak per 1 Juli 2026 dan dijadwalkan terus mengalir hingga Desember 2026 mendatang.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama menteri terkait dalam konferensi pers di Jakarta.
Paket stimulus ini dirancang secara terintegrasi untuk mengawal daya beli masyarakat sekaligus memacu roda perekonomian nasional di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi global yang masih bergejolak.
Berikut rincian lengkap 8 program stimulus ekonomi yang akan cair mulai 1 Juli 2026:
1. Bantuan Pangan Beras 10 Kg (Anggaran: Rp17,54 Triliun)
Program dengan porsi anggaran terbesar ini merupakan perpanjangan bantuan pangan beras 10 kg per bulan.
Pemerintah mengalokasikan Rp17,54 triliun untuk menjamin kebutuhan pangan 33,24 juta jiwa penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Bantuan ini dijadwalkan cair selama tiga bulan berturut-turut untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026.
Kelompok sasaran utamanya mencakup keluarga yang terdaftar sebagai penerima bansos reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
“Ini adalah angin segar yang luar biasa untuk keluarga PKH dan BPNT untuk mengamankan kebutuhan pokok harian,” demikian pernyataan resmi yang disampaikan.
2. Subsidi PPN DTP 100% Tiket Pesawat Domestik (Anggaran: Rp472,7 Miliar)
Pemerintah menanggung penuh 100% Pajak Pertambahan Nilai (PPN DTP) untuk tiket pesawat domestik terjadwal kelas ekonomi.
Subsidi ini dialokasikan untuk 2,3 juta penumpang dan berlaku dalam dua gelombang: masa liburan sekolah (20 Juni–5 Juli 2026) serta libur Natal dan Tahun Baru (17 Desember 2026–10 Januari 2027).
Kebijakan ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 43 Tahun 2026.