Berita

Kabar Baik! BPNT Tahap 2 2026 Cair Juni, KPM Dapat Rp600 Ribu – Cek Status Lewat Aplikasi Cek Bansos

Diperbarui 0 6 mnt baca 1,133 kata 4 halaman
Kabar Baik! BPNT Tahap 2 2026 Cair Juni, KPM Dapat Rp600 Ribu – Cek Status Lewat Aplikasi Cek Bansos
Kabar Baik! BPNT Tahap 2 2026 Cair Juni, KPM Dapat Rp600 Ribu – Cek Status Lewat Aplikasi Cek Bansos — 📱 Cara Cek Bansos ...

Bungko News – Kabar baik bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 📱 Cara Cek Bansos BPNT Juni 2026 Lewat HP Cek BPNT Melalui Aplikasi Cek Bansos (Android/iOS) Pilih menu “Cek Bansos” 📱 Cara Cek Bansos BPNT Juni 2026 Lewat HP

Kabar baik bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) masih terus menyalurkan dana bantuan tahap 2 tahun 2026 secara bertahap hingga bulan Juni ini.

Setiap KPM yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) berhak memperoleh bantuan hingga Rp600 ribu untuk periode April–Juni 2026.

Bantuan ini disalurkan dalam bentuk saldo elektronik pada Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang bisa digunakan untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras, telur, daging, ikan, sayuran, serta bahan pangan lainnya melalui agen atau e‑Warong yang telah ditunjuk oleh pemerintah.


📌 Nominal BPNT Tahap 2 Tahun 2026

Periode Besaran per Bulan Total per Tahap
April 2026 Rp200.000
Mei 2026 Rp200.000
Juni 2026 Rp200.000
Total (April–Juni) Rp600.000

Pemerintah memberikan bantuan BPNT sebesar Rp200.000 per bulan kepada setiap KPM.

Karena pencairan dilakukan per tahap selama tiga bulan (triwulan), maka total bantuan yang diterima pada BPNT Tahap 2 (April – Juni 2026) mencapai Rp600.000 yang dibayarkan sekaligus pada satu waktu.

Nominal tersebut disalurkan oleh Kemensos melalui dua jalur utama: PT Pos Indonesia dan Bank Himbara (BNI, BRI, Bank Mandiri, dan BSI).


🗓️ Jadwal Pencairan BPNT Juni 2026

Pencairan BPNT Tahap 2 dilaksanakan pada periode April hingga Juni 2026.

Kementerian Sosial menargetkan penyaluran triwulan II 2026 dapat berlangsung tepat waktu dengan basis data penerima yang lebih mutakhir.

Berita Terkait