Olahraga

Jerman Pesta Tujuh Gol ke Gawang Curacao, Tim Debutan Piala Dunia Dihajar 7-1

Diperbarui 0 5 mnt baca 943 kata 3 halaman
Jerman Pesta Tujuh Gol ke Gawang Curacao, Tim Debutan Piala Dunia Dihajar 7-1
Jerman Pesta Tujuh Gol ke Gawang Curacao, Tim Debutan Piala Dunia Dihajar 7-1 — Curacao menjadi tim debutan terkecil dalam...

HOUSTON, 15 Juni 2026 — Jerman memulai langkah mereka di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan spektakuler.

Tim besutan Julian Nagelsmann membantai tim debutan Curacao dengan skor telak 7-1 dalam laga Grup E yang digelar di Houston Stadium, Minggu (14/6/2026) waktu setempat atau Senin dini hari WIB.

Der Panzer tampil garang sejak menit awal.

Empat gelar juara dunia itu langsung unggul saat laga baru berjalan 6 menit.

Felix Nmecha berpadu apik dengan Florian Wirtz sebelum melepaskan tembakan first-time yang bersarang di pojok gawang Curacao.


Gol Bersejarah Comenencia Tak Cukup Menahan Gempuran

Curacao yang tampil berani sempat memberi kejutan.

Saat Jerman tengah mendominasi, garis pertahanan yang kurang rapat dimanfaatkan Livano Comenencia untuk melepaskan tembakan yang berbelok arah.

Bola gagal diantisipasi sempurna oleh kiper veteran Manuel Neuer, yang tampil di Piala Dunia kelimanya.

Skor 1-1 dan euforia pecah di kubu Curacao.

Namun, kegembiraan itu hanya berlangsung singkat.

Jerman merespons dengan cepat.

  • Menit 38: Nico Schlotterbeck menyundul bola dari tendangan sudut tanpa kawalan. Jerman kembali unggul 2-1.

  • Menit 45+5: Riechedly Bazoer menjatuhkan Nmecha di kotak penalti. Kai Havertz yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukkan kiper. Skor 3-1 untuk keunggulan Jerman hingga turun minum.


Babak Kedua: Gempuran Bertubi-tubi

Memasuki babak kedua, Curacao semakin kesulitan membendung serangan pasukan Nagelsmann.

  • Menit 47: Hanya dua menit setelah restart, Joshua Kimmich mengirim umpan terobosan yang membelah pertahanan. Jamal Musiala menyambarnya dengan sepakan terukur ke pojok gawang. 4-1.

  • Menit 68: Nathaniel Brown yang menjalani debut Piala Dunia mencetak gol spektakuler dengan voli terarah. 5-1.

  • Menit 78: Pemain pengganti Deniz Undav mencetak gol keenam Jerman dari jarak dekat. 6-1.

  • Menit 88: Kai Havertz menuntaskan brace-nya pada laga ini. 7-1.

Skor 7-1 bertahan hingga akhir laga.

Jerman untuk sementara memuncaki Grup E, sementara Curacao terbenam di dasar klasemen dengan defisit gol -6.


Rekor dan Statistik Menarik

  • Manuel Neuer mencatat rekor sebagai pemain Jerman tertua yang tampil di turnamen besar. Pada usia 40 tahun 79 hari, ia memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang Lothar Matthaus (EURO 2000).

  • Kai Havertz dinobatkan sebagai Michelob Ultra Superior Player of the Match usai mencetak dua gol dan memimpin serangan.

  • Curacao menjadi tim debutan terkecil dalam sejarah putaran final Piala Dunia.


Reaksi Para Pemain dan Pelatih

Julian Nagelsmann (Pelatih Jerman):

"Kami butuh beberapa menit untuk bangkit kembali setelah mereka menyamakan skor. Curacao juga bisa bermain sepak bola, seperti yang kami lihat, dan saya penasaran bagaimana mereka akan melaju di grup ini ke depannya. Saya sangat puas dengan tujuh gol yang kami cetak dan performa kami secara keseluruhan. Awal yang penuh kemenangan selalu penting dan kami bersyukur bisa meraihnya."

Manuel Neuer (Kiper Jerman):

"Ada kegembiraan nyata dalam bermain, dan para pemain pengganti juga membawa energi ke dalam permainan. Anda bisa melihat kekompakan di tim. Ini bukan Brasil di semifinal, ini Curacao di pertandingan pertama… tapi awal yang baik itu penting. Kami memilikinya dan itu sebabnya kami puas. Saya masih ingat pertandingan Piala Dunia pertama saya pada 2010 melawan Australia. Saya tetap seantusias ini seolah ini adalah Piala Dunia pertama saya. Entah Anda mencintai sepak bola atau tidak… itulah mengapa Piala Dunia kelima ini adalah sesuatu yang sangat istimewa bagi saya."

Kai Havertz (Pencetak dua gol & Pemain Terbaik):

"Jika Anda melihat cara kami bermain secara keseluruhan, kami bisa puas. Ini akan memberi kami kepercayaan diri besar untuk menghadapi laga-laga ke depan. Pertandingan Piala Dunia pertama selalu sulit… kami sudah melihat itu di masa lalu. Karena itu kami sangat senang dengan kemenangan 7-1. Ini adalah awal yang baik. Sekarang kami harus pulih dengan baik dan kemudian fokus penuh pada pertandingan berikutnya."

Nathaniel Brown (Bek debutan Jerman):

"Sungguh tak terlukiskan bahwa saya mencetak gol di pertandingan Piala Dunia pertama saya. Kami sangat senang bisa mencetak tujuh gol. Gol yang kami kebobolan sebenarnya tidak perlu terjadi, tapi mungkin itu bagus untuk menyadarkan kami. Saya bangga pada tim yang terus bermain baik. Gol-gol itu bagus untuk kami, tapi kami juga perlu terus bekerja memperbaiki kelemahan kami."

Leandro Bacuna (Pemain Curacao):

"Kami bisa sangat bangga bisa bermain melawan bangsa seperti Jerman dan mencetak gol. Tertinggal lalu menyamakan menjadi 1-1. Setelah itu, kami terlalu mudah memberi mereka gol. Setiap kali Anda melihat gol-gol itu, itu terjadi karena kami tidak mengikuti pemain lawan. Di level ini, Anda tidak bisa membuat kesalahan seperti ini. Kami harus introspeksi dan mengambil sisi positif dari pertandingan ini."

Livano Comenencia (Pencetak gol sejarah Curacao):

"Saya telah memimpikannya sejak kecil, ketika saya berusia lima atau enam tahun dan mulai bermain sepak bola. Sungguh indah bahwa mimpi saya benar-benar menjadi kenyataan."


Situasi Grup E

Pos Tim Main M S K GF GA GD Poin
1 Jerman 1 1 0 0 7 1 +6 3
2 Ekuador 0 0 0 0 0 0 0 0
3 Pantai Gading 0 0 0 0 0 0 0 0
4 Curacao 1 0 0 1 1 7 -6 0

Laga selanjutnya, Curacao akan menghadapi laga krusial melawan Ekuador pada 20 Juni 2026, sementara Jerman berhadapan dengan Pantai Gading.


Fakta Cepat:

  • Pencetak gol Jerman: Nmecha (6'), Schlotterbeck (38'), Havertz (45+5', 88'), Musiala (47'), Brown (68'), Undav (78')

  • Pencetak gol Curacao: Comenencia (21')

  • Kartu: Tidak ada kartu merah. Beberapa kartu kuning untuk pelanggaran taktis.

Houston Stadium, Texas — Debut Piala Dunia bagi Curacao mungkin berakhir pahit, namun satu gol hiburan yang tercipta akan menjadi kenangan seumur hidup bagi Livano Comenencia dan seluruh rakyat Curacao.

Sementara itu, Jerman mengirim sinyal keras: mereka datang untuk berbicara banyak di turnamen ini.

Berita Terkait