Viral Video dan Pesan Berantai Jadi Pemicu Kegaduhan
Isu ini mencuat setelah beredar video viral yang mengklaim adanya pembayaran rapelan bernilai fantastis.
Dalam video tersebut, narator menyebut bahwa pemerintah telah menyetujui kenaikan gaji pensiunan dan Taspen akan mencairkan dana tambahan mulai bulan berikutnya.
Namun, Taspen menegaskan bahwa video tersebut adalah rekayasa dan tidak bersumber dari kanal resmi.
Bahkan, beberapa unggahan disebut mencatut nama pejabat pemerintah dan memanipulasi pernyataan menggunakan teknologi AI.
Taspen mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya pada konten viral yang tidak disertai bukti regulasi resmi.
Waspada Penipuan Berkedok “Pencairan Rapel”
Selain meluruskan informasi, Taspen juga memberikan peringatan keras terkait maraknya modus penipuan yang memanfaatkan isu kenaikan gaji pensiunan.
Oknum tidak bertanggung jawab kerap menghubungi korban melalui telepon atau pesan pribadi, mengaku sebagai petugas Taspen, dan meminta data pribadi dengan alasan “verifikasi pencairan rapel”.
Data yang sering diminta oleh pelaku antara lain:
- PIN ATM atau mobile banking
- Password akun perbankan
- Kode OTP
Taspen menegaskan bahwa seluruh layanan resmi tidak pernah meminta data sensitif tersebut.
Proses layanan pensiun juga tidak dipungut biaya apa pun dan hanya dilakukan melalui kanal resmi.