Cair Mulai Hari Ini, 8 Desember 2025, Segera Cek Saldo Rekening Anda untuk 7 Jenis Bansos dari Kemensos

JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia mulai mencairkan tujuh jenis bantuan sosial (bansos) bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terhitung mulai hari ini, Senin (8/12/2025).
Pencairan bansos ini dilakukan menjelang akhir tahun 2025, sehingga KPM diimbau untuk segera mencairkan dana yang sudah masuk ke rekening agar tidak hangus dan kembali ke kas negara.
Mengingat Desember merupakan bulan terakhir di tahun 2025, semua jenis bantuan sosial yang telah disalurkan oleh pemerintah melalui bank penyalur harus segera dicairkan oleh para KPM.
Jika hingga batas akhir tahun 2025 bansos tidak dicairkan, dikhawatirkan bantuan tersebut akan ditarik kembali ke kas negara.
“Jangan sampai bantuan tersimpan mengendap di rekening bansos hingga melewati batas akhir di akhir tahun 2025. Jika hal itu terjadi, maka yang rugi adalah para KPM itu sendiri,” demikian informasi yang disampaikan oleh channel Diary Bansos.
Berikut tujuh jenis bansos yang mulai dicairkan per 8 Desember 2025:
1. Bantuan Atensi Yatim Piatu (YAPI) – Rp600.000
Bantuan Atensi Yatim Piatu untuk gelombang kelima periode Oktober-November-Desember 2025 sebesar Rp600.000 sudah mulai dicairkan.
Berdasarkan informasi dari Pikiran Rakyat Pantura, pencairan bansos ini dilakukan melalui Bank Mandiri dengan menggunakan Kartu Atensi YAPI.
“Bansos Atensi YAPI 2025 sudah bisa dicairkan di bulan Desember ini melalui Bank Mandiri. Pengambilan bantuan dilakukan secara langsung menggunakan Kartu Atensi YAPI yang sudah dimiliki sebelumnya,” tulis Pikiran Rakyat Pantura.
Yang perlu diingat, bantuan ini tidak masuk ke kartu KKS seperti PKH/BPNT, melainkan para penerimanya dibuatkan rekening khusus.
Bagi yang biasanya menerima bantuan Atensi Yatim Piatu di periode sebelumnya, diimbau untuk mengecek kartu ATM Atensi atau di teller bank terdekat untuk mengetahui apakah saldo sudah masuk.
2. BLT Kesra – Rp900.000
Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) untuk periode Oktober-November-Desember 2025 sebesar Rp900.000 juga sudah mulai dicairkan.
Berdasarkan informasi dari Detik.com, BLT Kesra ini disalurkan untuk triwulan IV 2025 dengan nominal Rp300.000 per bulan yang dicairkan sekaligus.
“Pemerintah menargetkan 35 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk BLT Kesra. Penerima BLT Kesra adalah masyarakat desil 1-4 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN),” tulis Detik.com.
BLT Kesra ini sudah masuk ke sebagian besar rekening KKS baru.
Bagi KPM yang belum memiliki rekening bansos, pencairan dilakukan melalui PT Pos Indonesia.
Untuk kriteria penerimanya adalah para KPM yang berada di desil 1 hingga desil 4.
3. PKH Tahap 2 dan 3 untuk KKS Baru
Program Keluarga Harapan (PKH) tahap kedua dan ketiga tahun 2025 bagi KPM yang baru memiliki kartu KKS juga sudah mulai dicairkan.
Berdasarkan informasi dari blog UMSU, setelah distribusi KKS baru pada Oktober-November, kini PKH tahap 2 dan 3 mulai cair.
“Setelah distribusi KKS baru pada Oktober-November, kini PKH dan BPNT tahap 2 dan 3 mulai cair. KPM diminta segera menarik dana agar tidak menumpuk menjelang akhir tahun,” tulis blog UMSU.
Bantuan PKH disalurkan kepada KPM yang memiliki komponen tertentu, seperti anak usia sekolah, ibu hamil/menyusui, anak usia dini, lanjut usia, atau penyandang disabilitas berat.
Besaran dana PKH berbeda-beda tergantung komponen yang dimiliki keluarga tersebut.
4. BPNT Tahap 2 dan 3 untuk KKS Baru
Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap kedua dan ketiga tahun 2025 untuk KPM pemegang KKS baru juga sudah mulai dicairkan.
Sama seperti PKH, pencairan BPNT ini dilakukan setelah distribusi KKS baru pada Oktober-November 2025.


