Bagi pemegang kartu KKS Bank Mandiri, perlu diketahui bahwa pencairan saat ini belum dapat dikatakan masif seperti BRI atau BNI.
Berdasarkan pantauan, bukti transaksi Mandiri masih terbatas dan hanya terpantau cair di beberapa titik, antara lain:
- Kabupaten Teluk Bintuni.
- Kabupaten Kaimana.
- Kabupaten Manokwari Selatan.
- Kota Tangerang.
- Jakarta Timur.
- Kota Batam.
Pengguna KKS Mandiri diimbau untuk bersabar, karena penyaluran akan terus berlangsung secara bertahap.
Bagi KPM yang bantuannya belum cair di termin pertama, ada beberapa hal yang perlu dicermati:
- Segera hubungi pendamping PKH untuk mengecek status di aplikasi SIKS-NG.
- Waspadai status "gagal cek rekening" – Kondisi ini biasanya terjadi karena ketidaksesuaian data antara perbankan dengan data di DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) atau Dukcapil. Jika status Anda gagal cek rekening, saldo tidak akan pernah masuk sampai data tersebut diperbaiki.
- Perhatikan aturan DTKS – Jika ekonomi KPM dianggap sudah naik ke desil 5 ke atas, atau ada anggota keluarga yang terdaftar BPJS Ketenagakerjaan dengan gaji di atas Upah Minimum Regional (UMR), maka secara sistem bantuan akan terhenti secara otomatis.
Pencairan bansos PKH dan BPNT tahap 2 terus bergulir hingga hari ini.
Bank BRI menjadi yang paling masif dengan jangkauan luas dari Papua hingga Jawa.
Bank BNI juga menunjukkan performa stabil di berbagai wilayah, sementara Bank Mandiri masih terbatas namun terus berproses.
KPM disarankan untuk selalu memantau informasi resmi dari pendamping PKH dan tidak mudah percaya pada oknum yang menjanjikan pencairan dengan imbalan tertentu.
Seluruh proses penyaluran bansos tidak dipungut biaya sepeser pun.