Bungko News – Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) resmi memulai penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 2 tahun 2026 pada Mei 2026.
Kabar baiknya, pemerintah menambah 475.821 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru yang kini berhak menerima bantuan tersebut.
Penambahan ratusan ribu penerima baru ini merupakan hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dilakukan secara berkala setiap triwulan.
Proses evaluasi data ini memastikan bantuan sosial tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
"Untuk triwulan kedua ini ada lebih dari 470.000 KPM baru yang mendapatkan bantuan, di mana mereka belum mendapatkan bantuan pada triwulan pertama," ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam rapat tingkat menteri di Jakarta.
Proses pencairan bansos PKH dan BPNT tahap 2 untuk periode April hingga Juni 2026 telah dimulai secara bertahap hingga per tanggal 11 Mei 2026.
Sejumlah wilayah yang sudah dilaporkan mulai menerima pencairan antara lain Bali, Banten, Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Penyaluran bansos dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu melalui bank-bank Himpunan Bank Negara (Himbara) yang mencakup BRI, BNI, Mandiri, dan BSI, serta PT Pos Indonesia untuk wilayah yang sulit dijangkau layanan perbankan.
Berdasarkan jadwal resmi, pencairan bansos Mei 2026 dijadwalkan berlangsung antara tanggal 5 hingga 25 Mei 2026 secara bertahap sesuai zona wilayah domisili penerima.