DALLAS, TEXAS – Timnas Jepang sukses menahan imbang Belanda dengan skor 0-0 dalam laga perdana Grup F Piala Dunia 2026 yang berlangsung di AT&T Stadium, Dallas, Senin (15/6/2026) dini hari WIB.
Hasil ini membuat persaingan di grup yang juga dihuni Swedia dan Tunisia semakin terbuka.
Bermain dengan status sebagai tim underdog, Samurai Blue tampil disiplin sepanjang 90 menit.
Penampilan gemilang kiper Zion Suzuki, yang menggagalkan sejumlah peluang emas, menjadi faktor utama keberhasilan Jepang mengamankan satu poin.
🎤 Laporan Pertandingan: Babak Pertama
Belanda langsung mengambil inisiatif serangan sejak wasit Ismail Elfath meniup peluit tanda pertandingan dimulai.
Bahkan, pertandingan belum genap berjalan lima menit, kiper Jepang, Zion Suzuki, sudah harus melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis tendangan keras Donyell Malen dari dalam kotak penalti.
Sepuluh menit pertama pertandingan sepenuhnya dikuasai Belanda dengan persentase penguasaan bola mencapai 73,3 persen.
Namun, trio lini belakang Jepang yang terdiri atas Hiroki Ito, Shogo Taniguchi, dan Tsuyoshi Watanabe tampil solid sehingga skuat asuhan Hajime Moriyasu ini tetap mampu menjaga gawangnya dari kebobolan.
Memasuki menit ke-28, Jepang mulai menunjukkan gigi.
Hiroki Ito melepaskan tembakan jarak jauh, tetapi bola masih melambung di atas mistar gawang Belanda yang dikawal Bart Verbruggen.
Dua menit berselang, Denzel Dumfries nyaris membuka keunggulan, namun tandukannya belum menemui sasaran.
Pertandingan berjalan alot dengan kedua tim silih berganti melancarkan serangan.
Babak pertama pun berakhir dengan skor 0-0.
🎤 Laporan Pertandingan: Babak Kedua
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Belanda tak kunjung mereda.
Pelatih Ronald Koeman yang berambisi meraih tiga poin terus menekankan serangan.
Namun, rapatnya barisan pertahanan Jepang seolah menjadi tembok tak tertembus.
Kiper Zion Suzuki kembali menunjukkan kelasnya, termasuk pada menit ke-55 ketika ia kembali mematahkan peluang yang nyaris menjadi gol.
Jepang perlahan-lahan mulai berani keluar dan sesekali mengancam melalui serangan balik cepat dengan mengandalkan pergerakan Keito Nakamura dan Daizen Maeda.
Namun, upaya mereka juga masih belum mampu menembus pertahanan kokoh yang dikawal Virgil van Dijk.
Belanda beberapa kali mengancam melalui skema tendangan bebas.
Pada menit ke-67, tendangan bebas Memphis Depay yang melengkung nyaris mengarah ke sudut gawang, namun lagi-lagi kiper Suzuki sigap menepis bola.
Seiring berjalannya waktu, tempo permainan sempat menurun.
Kedua tim tampak lebih berhati-hati untuk tidak mengambil risiko berlebihan.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 0-0 tetap bertahan.
Jepang pun sukses membawa pulang satu poin dari markas tim unggulan Grup F.
⚡ Sorotan Pertandingan
-
Menit 3: Kiper Zion Suzuki menepis tendangan Donyell Malen.
-
Menit 28: Percobaan Hiroki Ito melambung di atas gawang Belanda.
-
Menit 34: Tandukan Malen dapat ditepis Suzuki, tandukan Van de Ven melambung.
-
Menit 36: Tembakan Gakpo gagal mengarah ke gawang.
-
Menit 43: Tembakan Keito Nakamura melenceng dari target.
-
Menit 45: Peluang Ayase Ueda juga tak menemui sasaran.
📊 Statistik Kunci Pertandingan
Belanda mendominasi jalannya pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 67 persen berbanding 33 persen milik Jepang.
Namun, dominasi tersebut tidak mampu diterjemahkan menjadi gol.
-
Total Tendangan: Belanda 12, Jepang 6
-
Tendangan Tepat Sasaran: Belanda 3, Jepang 1
-
Pelanggaran: Belanda 10, Jepang 12
-
Kartu Kuning: Belanda 1, Jepang 1
🧑🤝🧑 Susunan Pemain
Belanda (4-2-3-1): Bart Verbruggen; Denzel Dumfries, Jan Paul van Hecke, Virgil van Dijk (c), Micky van de Ven; Frenkie de Jong, Ryan Gravenberch; Crysencio Summerville, Tijjani Reijnders, Cody Gakpo; Donyell Malen.
Pelatih: Ronald Koeman.
Jepang (3-4-2-1): Zion Suzuki; Hiroki Ito, Shogo Taniguchi, Tsuyoshi Watanabe; Ritsu Doan, Daichi Kamada, Kaishu Sano, Keito Nakamura; Takefusa Kubo, Daizen Maeda; Ayase Ueda.
Pelatih: Hajime Moriyasu.
💬 Komentar dan Reaksi
Seusai pertandingan, pelatih Jepang Hajime Moriyasu mengaku puas dengan hasil yang diraih timnya.
Ia memuji kedisiplinan dan kerja keras para pemain yang mampu meredam gempuran tim sekelas Belanda. "Kami datang ke sini bukan sekadar untuk bermain, tetapi untuk memberi perlawanan. Raihan satu poin dari tim kuat seperti Belanda adalah modal berharga untuk laga-laga selanjutnya," ujar Moriyasu dalam konferensi pers pascapertandingan.
Sebaliknya, pelatih Belanda Ronald Koeman mengungkapkan kekecewaannya. "Kami mendominasi pertandingan dan menciptakan banyak peluang. Sayangnya, penyelesaian akhir kami kurang tajam. Kiper lawan juga tampil luar biasa," keluh Koeman.
Di media sosial, pencinta sepak bola tanah air memuji penampilan gemilang Zion Suzuki.
Kiper yang lahir di New Jersey tersebut menjadi perbincangan hangat warganet berkat penyelamatan-penyelamatan krusialnya sepanjang pertandingan.
🏆 Prediksi dan Harapan Sebelum Laga
Sebelum bertanding, duel ini diprediksi bakal berlangsung sengit.
Belanda yang lolos ke Piala Dunia 2026 tanpa tersentuh kekalahan di Grup G babak kualifikasi zona UEFA diunggulkan, sementara Jepang yang merupakan tim pertama di luar tiga tuan rumah yang lolos ke putaran final datang dengan modal percaya diri setelah tampil impresif di fase kualifikasi.
Superkomputer Opta sempat merilis simulasi sebelum pertandingan yang menunjukkan 49,2 persen peluang kemenangan bagi Belanda, sementara Jepang hanya memiliki 26 persen peluang untuk menang.
Sisa 24,8 persen lainnya diprediksi akan berakhir imbang.
Hasil akhir yang terjadi ternyata sesuai dengan prediksi bahwa laga ini berakhir imbang.