Berita

Bantuan Tambahan Rp500.000 Cair untuk KPM Lansia, Bansos Beras Diperpanjang hingga Desember 2025

Diperbarui 0 4 mnt baca 669 kata 3 halaman
Bantuan Tambahan Rp500.000 Cair untuk KPM Lansia, Bansos Beras Diperpanjang hingga Desember 2025

JAKARTA - Kabar gembira bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) golongan lansia di Jawa Timur.

Pemerintah telah menyalurkan bantuan komplementer atau tambahan sebesar Rp500.000 yang khusus ditujukan bagi KPM PKH lansia berusia 70 tahun ke atas.

Bantuan ini merupakan bagian dari program PKH Plus yang sudah mulai cair minggu ini dan dapat dicairkan oleh penerima.

Sementara itu, pemerintah juga secara resmi mengumumkan perpanjangan program bantuan sosial (bansos) beras 10 kg hingga Desember 2025.

Perpanjangan ini dengan total anggaran mencapai Rp13,8 hingga Rp13,9 triliun akan disalurkan dalam dua gelombang, masing-masing 20 kg untuk dua bulan.

Di sisi lain, Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan bahwa penerima PKH bisa langsung dicoret dari daftar bila terdeteksi melakukan aktivitas judi online.

Namun, bagi KPM yang merasa tidak terlibat atau masih memenuhi syarat, tersedia opsi sanggah untuk mengajukan keberatan.

Bantuan tambahan Rp500.000 ini merupakan bagian dari program PKH Plus yang khusus ditujukan bagi KPM PKH golongan lansia di Jawa Timur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber terpercaya, program ini memiliki kriteria khusus:

- Khusus untuk KPM PKH yang berusia minimal 70 tahun ke atas - Hanya berlaku untuk wilayah Jawa Timur, namun tidak semua daerah di Jawa Timur mendapatkan - Lansia tidak boleh tinggal sendiri dalam satu Kartu Keluarga (KK) - Harus diusulkan oleh pendamping PKH di wilayah masing-masing - Program ini memiliki kuota terbatas di setiap daerah

"Program PKH Plus ini memberikan Rp500.000 setiap tiga bulan, atau total Rp2.000.000 per tahun, langsung ke rekening penerima," demikian dilansir dari Oke Flores.

Bantuan ini sudah mulai cair minggu ini dan dapat dicairkan oleh penerima yang memenuhi kriteria.

Bagi KPM PKH lansia di Jawa Timur yang belum menerima bantuan ini, disarankan untuk memastikan statusnya masih aktif sebagai penerima bansos dan menanyakan kepada pendamping PKH setempat mengenai kuota program ini.

Bansos Beras 10 Kg Diperpanjang hingga Desember 2025

Pemerintah secara resmi mengumumkan bansos beras 10 kg akan diperpanjang hingga Desember 2025.

Penyaluran ini akan dilakukan dalam dua gelombang:

1. Gelombang Pertama: September-Oktober 2025, setiap KPM akan menerima 20 kg beras sekaligus 2. Gelombang Kedua: November-Desember 2025, setiap KPM akan kembali menerima 20 kg beras

"Total anggaran yang disiapkan untuk perpanjangan ini mencapai sekitar Rp13,8 hingga Rp13,9 triliun. Alasan utama perpanjangan ini adalah perkiraan pasokan beras nasional yang akan menurun di akhir tahun, sementara kebutuhan masyarakat terus meningkat," demikian dilansir dari Radar Bogor.

Bansos beras ini ditujukan bagi KPM BPNT dan KPM BPNT plus PKH yang BNBA (By Name By Address)-nya sama dengan penerima bansos beras sebelumnya.

Berbeda dengan bansos beras, bantuan penebalan uang tunai sebesar Rp400.000 hanya dialokasikan untuk tahap 2 (Juni-Juli) dan tidak akan cair lagi di tahap 3.

KPM Bisa Di-exclude karena Judi Online, Ada Opsi Sanggah

Kementerian Sosial menegaskan bahwa penerima PKH bisa langsung dicoret dari daftar bila terdeteksi melakukan aktivitas judi online.

"Sekarang banyak faktor exclude atau pencoretan penerima bansos. Salah satunya jika KPM ketahuan bertransaksi judi online," demikian dilansir dari Blitar Kawentar.

Selain judi online, ada sejumlah alasan lain yang membuat KPM bisa terkena exclude:

- Tingkat kesejahteraan keluarga meningkat - Saldo rekening melebihi Rp5 juta - Perubahan status pekerjaan yang membuat penerima tidak lagi berhak

Namun, bagi KPM yang merasa tidak terlibat atau yakin masih memenuhi syarat, tersedia opsi sanggah untuk mengajukan keberatan.

"Bagi KPM yang EXCLUDE karena terindikasi Judi Online, bisa melakukan sanggah (mengajukan keberatan) dengan membawa Fotocopy Kartu," demikian informasi yang beredar di media sosial.

Proses sanggah ini penting karena judi online ini bukan necessarily dilakukan oleh KPM itu sendiri, bisa jadi oleh anggota keluarga lain dalam satu KK seperti suami, anak, atau kerabat tinggal serumah.

Cara Mengecek Status Bansos

Bagi KPM yang ingin mengecek status bansosnya, dapat dilakukan melalui beberapa cara:

1. Melalui aplikasi Cek Bansos resmi dari Kemensos 2. Melalui situs resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id 3. Melalui pendamping PKH di wilayah masing-masing 4. Mengecek saldo rekening KKS secara berkala

Bagi KPM yang statusnya masih aktif namun belum menerima bansos tahap 3, disarankan untuk bersabar karena pencairan masih terus berlangsung hingga akhir September 2025.

***

Berita Terkait