“Program penebalan ini dirancang untuk melindungi masyarakat rentan dari tekanan inflasi akhir tahun,” ujar seorang analis kebijakan sosial, seperti dikutip dari Netral News.
Kebijakan serupa juga pernah diberlakukan pada pertengahan tahun untuk alokasi Juni dan Juli, yang kini kembali dilanjutkan sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga prasejahtera.
Untuk penerima BPNT murni, total bantuan yang bisa diterima mencapai Rp1.000.000.
Rinciannya, BPNT reguler sebesar Rp200 ribu per bulan selama tiga bulan (Oktober-Desember) atau total Rp600.000, ditambah penebalan tunai Rp400.000.
Sementara untuk KPM PKH, besaran bantuan disesuaikan dengan komponen masing-masing sesuai data terpadu Kemensos.
Hingga saat ini, status pencairan di aplikasi SIKS-NG masih menunjukkan tahap “proses cek rekening”.
Tahapan ini berarti data penerima sedang diverifikasi dan validasi oleh Kemensos untuk memastikan bansos tepat sasaran.