Berita

Bahlil Sebut Prabowo Setujui BBM Wajib Campur Etanol 10%, Target Tekan Impor dan Capai Energi Bersih

Diperbarui 0 2 mnt baca 320 kata 3 halaman
Bahlil Sebut Prabowo Setujui BBM Wajib Campur Etanol 10%, Target Tekan Impor dan Capai Energi Bersih

Indonesia mengonsumsi sekitar 1,6 juta barel minyak per hari, namun produksi dalam negeri hanya mampu memenuhi 600 ribu barel per hari.

"Artinya, kita impor sekitar 1 juta barel per hari. Ini harus dikurangi," tegas Bahlil.

Selain mengurangi impor, pencampuran etanol juga bertujuan menciptakan bahan bakar yang lebih bersih dan ramah lingkungan.

"Kita mau kasih yang bersih-bersih, sesuai keinginan generasi muda," tambahnya, merujuk pada komitmen global NZE 2060.

Etanol akan diproduksi dari sumber daya lokal, terutama tebu, sebagaimana diungkapkan CNN Indonesia.

Sementara untuk solar, pemerintah saat ini telah mengimplementasikan program biodiesel B40 dan menargetkan B50 pada 2026.

Pertamina menyatakan kesiapan penuh mendukung kebijakan ini.

"Kita sudah dengan B40 dan nanti dengan tahun depan Pak Menteri sampaikan E10," kata Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri.

Berita Terkait