Bungko News – Cara menurunkan desil penerima bansos 2026 menjadi informasi yang banyak dicari masyarakat, terutama keluarga yang merasa kondisi ekonomi sebenarnya sudah memenuhi kriteria penerima bantuan sosial tetapi data pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menunjukkan desil yang lebih tinggi.
Perlu dipahami, desil bukan angka yang bisa diturunkan secara langsung hanya dengan mengajukan permohonan.
Desil merupakan peringkat kesejahteraan keluarga yang dihitung berdasarkan berbagai kondisi sosial dan ekonomi.
Karena itu, perubahan desil harus melalui proses pemutakhiran, verifikasi dan penghitungan kembali berdasarkan kondisi nyata keluarga.
Pada laman resmi Cek Bansos Kemensos, desil dibagi menjadi 10 kelompok.
Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen terbawah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen tertinggi.
Penilaian tersebut mempertimbangkan antara lain pekerjaan, pendidikan, kondisi rumah, daya listrik dan kepemilikan aset.
Apa Itu Desil Bansos?
Desil adalah pengelompokan keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan sosial dan ekonomi.
Dalam DTSEN terdapat 10 desil, yaitu desil 1 sampai desil 10. Semakin kecil angka desil, semakin rendah posisi kesejahteraan keluarga dalam pemeringkatan tersebut.
Secara umum:
- Desil 1: kelompok 10 persen terbawah.
- Desil 2: kelompok berikutnya.
- Desil 3 dan 4: termasuk kelompok 40 persen terbawah.
- Desil 5: berada pada kelompok berikutnya.
- Desil 6 sampai 10: kelompok dengan tingkat kesejahteraan yang semakin tinggi.
Kemensos menyebutkan bahwa desil 1 sampai 4 dapat diusulkan sebagai sasaran bantuan sosial seperti PKH dan Program Sembako, sedangkan desil 5 dapat diusulkan untuk peserta PBI-JK, sesuai ketentuan dan hasil pemadanan data.
Karena itu, masyarakat yang merasa berada pada kondisi ekonomi yang lebih rendah dibandingkan data yang tercatat dapat mengajukan pemutakhiran data.
Apakah Desil Bisa Diturunkan?
Bisa dilakukan pengajuan pemutakhiran data, tetapi masyarakat tidak dapat menentukan sendiri ingin berada di desil berapa.
Desil akan dihitung berdasarkan data sosial ekonomi yang tersedia dan hasil proses pemutakhiran.
Jika setelah dilakukan verifikasi kondisi keluarga memang menunjukkan tingkat kesejahteraan yang lebih rendah, data tersebut dapat menjadi dasar untuk dilakukan penghitungan kembali.
Kemensos menjelaskan bahwa data sosial ekonomi bersifat dinamis.
Perubahan kondisi pekerjaan, pendapatan, kepemilikan aset, tempat tinggal dan kondisi keluarga dapat menyebabkan perubahan posisi desil.
Dengan demikian, tujuan pengajuan bukan sekadar meminta "desil diturunkan", melainkan memperbaiki data agar sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Cara Cek Desil Bansos 2026
Sebelum mengajukan perubahan, masyarakat sebaiknya mengecek terlebih dahulu status data.
Pengecekan dapat dilakukan melalui laman resmi Cek Bansos Kemensos.
Langkahnya:
- Buka laman Cek Bansos Kemensos.
- Masukkan NIK 16 digit sesuai KTP.
- Masukkan kode huruf yang tersedia.
- Klik Cari Data.
- Periksa informasi penerima dan desil yang ditampilkan.
Laman resmi Cek Bansos menyatakan bahwa sumber data yang digunakan adalah DTSEN.
Jika hasil yang muncul tidak sesuai dengan kondisi ekonomi keluarga, masyarakat dapat menempuh mekanisme pemutakhiran data.
Cara Menurunkan Desil Bansos Secara Online
Salah satu jalur yang tersedia adalah melalui mekanisme usul dan sanggah pada aplikasi Cek Bansos.
Kemensos sebelumnya menjelaskan bahwa masyarakat dapat berpartisipasi dalam pemutakhiran data melalui saluran tersebut.
Pengajuan kemudian diverifikasi dan divalidasi melalui mekanisme yang melibatkan pendamping PKH, pemerintah desa/kelurahan dan Dinas Sosial.
1. Siapkan data sesuai kondisi sebenarnya
Sebelum melakukan pengajuan, pastikan informasi keluarga sesuai keadaan sebenarnya.
Data yang perlu diperhatikan antara lain:
- NIK;
- Kartu Keluarga;
- kondisi pekerjaan;
- kondisi penghasilan;
- jumlah anggota keluarga;
- kondisi tempat tinggal;
- kepemilikan aset;
- kondisi sosial ekonomi keluarga;
- informasi lain yang berkaitan dengan kesejahteraan keluarga.
Jangan memberikan data yang tidak benar hanya untuk mendapatkan desil lebih rendah.
2. Gunakan mekanisme Usul/Sanggah
Pada mekanisme partisipasi, masyarakat dapat menyampaikan koreksi apabila data yang tercatat tidak menggambarkan kondisi sebenarnya.
Kemensos menjelaskan bahwa mekanisme usul-sanggah memungkinkan masyarakat melaporkan perubahan kondisi ekonomi dan mengajukan data pendukung.
3. Lampirkan bukti pendukung
Jika diminta, siapkan dokumen atau bukti yang dapat membantu proses verifikasi.
Kemensos pernah menjelaskan bahwa pengajuan melalui aplikasi dapat disertai foto rumah dan dokumen pendukung lainnya.
Bukti tersebut sebaiknya menggambarkan kondisi sebenarnya, bukan dibuat atau dimanipulasi untuk memengaruhi hasil penilaian.
4. Tunggu proses verifikasi
Setelah pengajuan dikirim, data tidak otomatis berubah.
Pengajuan harus melalui proses pemeriksaan dan validasi.
Hasil akhirnya bergantung pada data yang terverifikasi dan proses penghitungan kembali.
Kemensos menjelaskan bahwa pemutakhiran DTSEN melibatkan mekanisme berjenjang serta partisipasi masyarakat.
Cara Menurunkan Desil Bansos Secara Offline
Bagi masyarakat yang kesulitan menggunakan aplikasi atau internet, tersedia jalur formal melalui pemerintah daerah.
Masyarakat dapat menyampaikan kondisi sebenarnya melalui lingkungan pemerintahan setempat, seperti RT/RW, pemerintah desa atau kelurahan, kemudian diteruskan melalui mekanisme pemutakhiran data sosial ekonomi.
Kemensos menjelaskan bahwa jalur formal dapat melibatkan RT/RW, musyawarah desa/kelurahan, Dinas Sosial kabupaten/kota, pendamping PKH dan pemerintah daerah.
Tahapan yang dapat dilakukan
Pertama, datang ke pemerintah desa atau kelurahan.
Sampaikan bahwa data sosial ekonomi keluarga perlu diperbarui karena kondisi yang tercatat tidak sesuai keadaan sebenarnya.
Kedua, siapkan dokumen kependudukan.
Bawa KTP dan KK serta dokumen lain yang dapat mendukung proses pemutakhiran.
Ketiga, jelaskan perubahan kondisi ekonomi.
Misalnya terdapat perubahan pekerjaan, kehilangan sumber penghasilan, perubahan jumlah anggota keluarga atau kondisi tempat tinggal yang berbeda dari data sebelumnya.
Keempat, ikuti proses verifikasi.
Pemerintah desa/kelurahan atau petugas terkait dapat melakukan pemeriksaan dan verifikasi sesuai mekanisme yang berlaku.
Kelima, tunggu proses pemutakhiran.
Data yang telah diusulkan tidak serta-merta langsung mengubah desil.
Data perlu melalui proses verifikasi, validasi dan penghitungan kembali.
Apa Saja yang Bisa Memengaruhi Desil?
Desil tidak hanya ditentukan berdasarkan satu faktor seperti jumlah pendapatan.
Laman resmi Cek Bansos menjelaskan bahwa pengelompokan kesejahteraan mencakup sejumlah variabel sosial ekonomi, antara lain pekerjaan, pendidikan, kondisi rumah, daya listrik dan kepemilikan aset.
Karena itu, seseorang yang merasa berpenghasilan rendah belum tentu otomatis masuk desil terbawah apabila data sosial ekonomi lainnya menunjukkan kondisi berbeda.
Sebaliknya, perubahan kondisi keluarga dapat menjadi alasan untuk melakukan pemutakhiran data.
Berapa Lama Proses Perubahan Desil?
Tidak ada jaminan bahwa setelah mengajukan usul atau sanggah, desil akan langsung berubah.
Data perlu melalui proses verifikasi dan validasi.
Setelah itu, data dapat digunakan dalam proses pemutakhiran dan penghitungan desil.
Kemensos menyebut DTSEN sebagai data yang bersifat dinamis dan perlu diperbarui secara berkala.
Pemerintah juga menggunakan proses verifikasi dan pemadanan data untuk meningkatkan akurasi data sosial ekonomi.
Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak tergoda oleh pihak yang menjanjikan desil tertentu atau meminta bayaran dengan alasan dapat mempercepat perubahan desil.
Apakah Desil Rendah Pasti Mendapat Bansos?
Tidak otomatis.
Desil merupakan salah satu dasar dalam menentukan sasaran program, tetapi kepesertaan suatu bantuan tetap mengikuti persyaratan program dan hasil pemadanan serta verifikasi data.
Laman Cek Bansos menyebut desil 1 sampai 4 dapat diusulkan sebagai penerima PKH dan Sembako, tetapi hal tersebut bukan berarti setiap keluarga pada desil tersebut pasti mendapatkan seluruh jenis bantuan.
Artinya, masyarakat tetap perlu memperhatikan kriteria masing-masing program bansos.
Jangan Memalsukan Data untuk Mendapat Desil Lebih Rendah
Masyarakat sebaiknya tidak mengubah atau menyembunyikan informasi mengenai pekerjaan, penghasilan, aset maupun kondisi keluarga hanya agar memperoleh desil lebih rendah.
Pengajuan yang benar adalah melaporkan kondisi sebenarnya.
Tujuan pemutakhiran DTSEN adalah meningkatkan ketepatan data sehingga bantuan sosial dapat diberikan kepada kelompok yang sesuai dengan ketentuan.
Kemensos juga menjelaskan bahwa pemutakhiran dilakukan melalui verifikasi berlapis dan kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah serta masyarakat.
Jika Data Tidak Sesuai, Apa yang Harus Dilakukan?
Jika hasil pengecekan menunjukkan desil yang dianggap tidak sesuai dengan kondisi keluarga, langkah yang dapat dilakukan adalah:
1. Cek kembali data di Cek Bansos.
Pastikan NIK dan informasi keluarga benar.
2. Catat bagian yang dianggap tidak sesuai.
Misalnya kondisi pekerjaan, keadaan rumah atau perubahan ekonomi keluarga.
3. Ajukan melalui mekanisme usul-sanggah.
Gunakan saluran resmi yang disediakan Kemensos.
4. Atau gunakan jalur pemerintah desa/kelurahan.
Sampaikan permohonan pemutakhiran data kepada pemerintah setempat.
5. Siapkan bukti pendukung.
Dokumen dan informasi yang relevan dapat membantu proses verifikasi.
6. Tunggu hasil pemutakhiran.
Perubahan desil tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan pengajuan karena hasil akhirnya bergantung pada proses verifikasi dan penghitungan data.
Kesimpulan
Cara menurunkan desil penerima bansos 2026 pada dasarnya bukan dengan meminta angka desil tertentu, melainkan mengajukan pemutakhiran data apabila informasi dalam DTSEN tidak sesuai dengan kondisi sosial ekonomi sebenarnya.
Masyarakat dapat menggunakan dua jalur.
Pertama, jalur online melalui mekanisme usul-sanggah Cek Bansos.
Kedua, jalur offline melalui RT/RW, pemerintah desa atau kelurahan dan Dinas Sosial sesuai mekanisme daerah.
Setelah pengajuan, data akan melalui proses verifikasi dan validasi.
Jika kondisi yang dilaporkan terbukti berbeda dari data sebelumnya, posisi desil dapat dihitung kembali sesuai mekanisme DTSEN.
Karena itu, masyarakat yang merasa desilnya tidak sesuai sebaiknya segera melakukan pengecekan dan memperbarui data melalui saluran resmi, bukan menggunakan jasa pihak yang menjanjikan perubahan desil secara instan.