Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 2 (April-Mei-Juni 2026): Juga dikenal sebagai Program Sembako, bantuan ini berupa saldo elektronik sebesar Rp200.000 per bulan untuk kebutuhan pangan. Sama seperti PKH, BPNT juga dicairkan untuk periode tiga bulan sekaligus, sehingga KPM menerima total Rp600.000 di bulan Juni.
Program Indonesia Pintar (PIP) Termin 2 (Mei-September 2026): PIP adalah bantuan tunai untuk pendidikan. Untuk tahun ajaran 2026, nominalnya adalah Rp450.000 untuk siswa SD, Rp750.000 untuk siswa SMP, dan Rp1.800.000 untuk siswa SMA/SMK.
Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa: Penyalurannya disesuaikan dengan kemampuan dan hasil musyawarah di masing-masing desa.
📋 Syarat Menjadi Penerima Bansos
Untuk dapat menerima bantuan PKH dan BPNT, Anda harus memenuhi kriteria berikut:
-
Terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)
Basis data utama untuk penyaluran bansos. Prioritas utama penyaluran bansos tahun 2026, baik PKH dan BPNT, adalah keluarga yang masuk dalam kelompok Desil 1, Desil 2, Desil 3, dan Desil 4 dari DTSEN. -
Status Sosial Ekonomi dan Kependudukan
-
Berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) dengan NIK yang valid.
-
Tergolong dalam keluarga miskin atau rentan miskin.
-
Bukan berstatus sebagai ASN, TNI, Polri, atau pensiunan yang menerima gaji dari negara.
-
🛡️ 3 Cara Cek Status Penerima Bansos Juni 2026
Anda dapat memeriksa status penerima bantuan dengan mudah dan gratis melalui kanal resmi Kementerian Sosial berikut ini.