Berikut langkah-langkahnya:
🌐 Melalui Website (cekbansos.kemensos.go.id)
-
Buka browser dan kunjungi situs resmi: cekbansos.kemensos.go.id.
-
Masukkan 16 digit NIK sesuai yang tertera pada KTP.
-
Ketik kode captcha atau verifikasi yang muncul di layar (refresh jika kode kurang jelas).
-
Klik tombol "Cari Data".
-
Sistem akan menampilkan informasi lengkap mulai dari nama, desil kesejahteraan, hingga status penerima PKH/BPNT.
📱 Melalui Aplikasi "Cek Bansos"
-
Unduh aplikasi "Cek Bansos" di Google Play Store atau App Store.
-
Buat akun baru (jika belum punya) dan isi data diri sesuai KTP, lalu buat username dan password.
-
Login ke aplikasi, lalu pilih menu "Cek Bansos" di halaman utama.
-
Masukkan 16 digit NIK KTP dan klik "Cari Data".
-
Aplikasi akan menampilkan informasi status penerima hingga periode penyaluran.
💡 Hal Penting yang Perlu Diingat
-
Pencairan Bertahap: Pencairan dilakukan secara bertahap sepanjang April hingga Juni 2026, sehingga jadwal antar daerah dapat berbeda.
-
Dana BPNT Khusus BRI: Saldo BPNT untuk nasabah BRI masih belum sepenuhnya cair, masih dalam antrean kliring internal.
-
Pembaruan Data: Status desil masyarakat dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi sosial ekonomi terbaru. Jika merasa tidak sesuai, dapat mengajukan pembaruan melalui desa, kelurahan, dinas sosial, atau aplikasi Cek Bansos.
-
Akses Pos untuk Kelompok Rentan: Bagi lansia nonpotensial, disabilitas berat, dan warga di wilayah tanpa bank, penyaluran tetap dilakukan melalui PT Pos Indonesia.
📞 Layanan Pengaduan
Jika mengalami kendala atau data tidak sesuai, masyarakat dapat menghubungi layanan resmi Kemensos:
-
WhatsApp: 0811-171-171
-
Email: [email protected]
-
Kantor Dinas Sosial setempat