Berita

Penyaluran Bansos Semakin Ketat, KPM PKH BPNT Diimbau Hindari 4 Hal Ini agar Bantuan Tidak Terhenti

Bungko News adalah portal…
3 menit baca 2
Penyaluran Bansos Semakin Ketat, KPM PKH BPNT Diimbau Hindari 4 Hal Ini agar Bantuan Tidak Terhenti

JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memperketat pengawasan penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) di seluruh Indonesia.

Perketatnya pengawasan ini dilakukan untuk memastikan bansos benar-benar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

Seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) diimbau untuk memahami dan mematuhi aturan penggunaan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) agar bantuan mereka tidak terhenti di tahap selanjutnya.

Penyaluran Bansos Semakin Diperketat

Kemensos telah menyerahkan data 28 juta rekening penerima bansos kepada PPATK untuk dianalisis.

๐Ÿ“– Baca Juga: 6 Bansos Cair Oktober 2025: PKH, BPNT, hingga Beras 20 Kg Mulai Dibagikan

Langkah ini dilakukan setelah Presiden Prabowo Subianto memberikan izin kepada Kemensos untuk menyerahkan seluruh rekening penerima manfaat bansos ke PPATK.

“Kami mohon bantuan PPATK untuk melakukan semacam analisis terhadap rekening seluruh penerima bansos. Ini penting agar bansos tidak salah sasaran,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang kerap disapa Gus Ipul dalam keterangan resminya pada Jumat, 4 Juli 2025, seperti dikutip dari Tempo.co.

Dari hasil analisis PPATK, dideteksi ada 571 ribu penerima bansos yang ditenggarai digunakan untuk judi online.

๐Ÿ“– Baca Juga: Anti Ribet! Begini Cara Cepat Cek Status Penerima Bansos PKH 2025 di Laman Resmi Kemensos

Selain itu, PPATK juga menemukan keberadaan rekening-rekening yang telah tidak aktif lebih dari lima tahun namun tetap menerima bansos, serta rekening yang menampung saldo dalam jumlah besar hingga jutaan rupiah.

4 Larangan Penggunaan KKS agar Bansos Tidak Terhenti

Berdasarkan informasi dari Radar Bogor, terdapat beberapa larangan penting bagi KPM PKH dan BPNT terkait penggunaan KKS agar bantuan mereka tidak terhenti:

1. Jangan Gunakan KKS untuk Transaksi Lain Selain Penarikan Bansos

KKS hanya boleh digunakan untuk kepentingan pencairan saldo bansos.

๐Ÿ“– Baca Juga: Tinggal Beberapa Hari Lagi, Penyaluran Bansos Tambahan: KPM BPNT Murni dan PKH+BPNT Terima Beras 20 Kg + Minyak Goreng 2โ€“4 Liter

Apabila kartu digunakan untuk menerima transfer uang dari pihak lain, sistem akan mendeteksi penyalahgunaan dan berpotensi menghentikan bantuan.

2. Jangan Gunakan KKS untuk Menabung

Kartu KKS Merah Putih tidak sama peruntukannya dengan kartu ATM pada umumnya.

Kartu KKS tidak bisa untuk menabung.

Jika ada dana bansos yang mengendap di rekening, akan terbaca otomatis oleh sistem sebagai tidak melakukan transaksi penarikan bansos dan bisa berakibat bantuan dihentikan.

3. Jangan Gunakan Rekening KKS untuk Menerima Transferan dari Selain Bansos Resmi

KPM dilarang menggunakan rekening KKS untuk menerima transferan uang dari manapun selain transferan dari saldo bansos secara resmi.

Jika mendapati adanya saldo yang tidak wajar menggunakan kartu KKS untuk transaksi lain, ini pasti akan terbaca oleh sistem dan bisa mengakibatkan bantuan terhenti.

4. Jangan Pinjamkan Nomor KK dan KTP kepada Orang Lain

Halaman: 12
Bagikan:
Redaksi
Kontributor
Bungko News adalah portal berita digital yang berkomitmen menyajikan informasi terkini, akurat, dan terpercaya kepada masyarakat. Fokus utama kami meliputi berita seputar gaji PNS, PPPK, bansos terbaru, informasi pensiunan, kebijakan pemerintah, serta tutorial SEO dan dunia digital yang bermanfaat bagi pembaca.