Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkapkan bahwa 11.000 lebih KPM dicoret pada triwulan I dan 75 KPM pada triwulan II karena terindikasi menggunakan dana bansos untuk judi online (judol). "Untuk tahun 2026 ini ada 11.000 lebih yang kami coret di triwulan pertama dan untuk triwulan kedua itu ada 75 KPM yang kami coret. Artinya sudah ada penurunan secara drastis," ujar Gus Ipul di Istana, Jakarta.
Cara Cek Penerima BPNT 2026 Lewat HP
Masyarakat dapat mengecek status penerima BPNT secara mandiri melalui dua cara:
1. Website Resmi Kemensos:
- Buka laman cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan NIK 16 digit sesuai KTP
- Ketik kode captcha yang muncul
- Klik "Cari Data"
2. Aplikasi Cek Bansos:
- Unduh aplikasi "Cek Bansos" di Play Store atau App Store
- Login menggunakan data NIK/KK
- Pilih menu "Cek Bansos"
Setelah proses pencarian selesai, sistem akan menampilkan identitas penerima, jenis bansos, kelompok desil, hingga status pencairan.
Penyaluran Masih Bertahap
Pemerintah memastikan pencairan BPNT tahap kedua dilakukan secara bertahap menyesuaikan kesiapan administrasi dan proses distribusi di setiap daerah.
KPM yang belum mendapatkan saldo diminta tidak panik, tetap melakukan pengecekan secara berkala, karena proses penyaluran masih panjang dan akan terus bergulir.
Pastikan Anda memegang kartu KKS yang aktif dan terdaftar sebagai penerima bansos.
Bagi yang belum terdaftar, lakukan konfirmasi ke kelurahan setempat atau pendamping bansos di wilayah masing-masing.