Berita

"Anda Siapa? BBM Ini Untuk Masyarakat" - Wali Kota Kotamobagu Semprot Operator SPBU Pontodon

Diperbarui 0 3 mnt baca 404 kata
"Anda Siapa? BBM Ini Untuk Masyarakat" - Wali Kota Kotamobagu Semprot Operator SPBU Pontodon
"Anda Siapa? BBM Ini Untuk Masyarakat" - Wali Kota Kotamobagu Semprot Operator SPBU Pontodon — Usai mengikuti Rapat Paripu...

Bungko News – Usai mengikuti Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Kotamobagu, Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib, Sp.

M., bersama Ketua DPRD Adrianus Mokoginta, Wakil Ketua DPRD Ahmad Sabir, sejumlah anggota DPRD dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SPBU Pontodon, Kecamatan Kotamobagu Utara.

Sidak dilakukan pada Selasa dini hari, 8 September 2026, sekitar pukul 02.00 WITA.

Langkah tersebut diambil untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan pengambilan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dalam jumlah besar di SPBU tersebut.

Di lokasi, rombongan menemukan sebuah dump truck yang telah dimodifikasi dengan tangki rakitan berukuran besar.

Di dalam tangki tersebut terdapat BBM jenis solar yang diduga baru saja dibeli dari SPBU.

Selain itu, petugas juga menemukan ratusan jeriken berukuran 25 liter yang diduga digunakan sebagai wadah penampungan BBM.

Temuan itu langsung mendapat respons tegas dari Wali Kota.

Di hadapan operator SPBU, Weny mempertanyakan aktivitas penyaluran solar dalam jumlah besar tersebut.

“Anda siapa? Kalian tahu BBM ini diperuntukkan bagi masyarakat?” tegas Weny.

Wali Kota menegaskan, BBM bersubsidi yang disalurkan melalui SPBU diperuntukkan bagi kebutuhan masyarakat luas.

Oleh karena itu, penyalurannya wajib dilakukan sesuai regulasi dan tidak boleh dimanfaatkan dengan cara yang berpotensi merugikan masyarakat.

Weny menjelaskan, sidak dini hari itu dilakukan secara bersama-sama oleh unsur Pemerintah Kota, DPRD, Polri dan TNI setelah pihaknya menerima aduan warga.

“Kami turun malam hari ini atas laporan masyarakat bahwa di sini, di SPBU Pontodon, sering ada pengambilan BBM oleh kendaraan truk dan sudah beberapa truk masuk keluar.

Masyarakat minta kami untuk turun,” ujar Weny.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari kerja tim yang sebelumnya dibentuk Pemerintah Kota Kotamobagu untuk menata pengelolaan penyaluran BBM kepada masyarakat.

“Dan tim ini yang bergerak turun.

Ternyata betul laporan masyarakat itu seperti yang kita lihat malam ini, terjadi pengambilan BBM jenis solar dalam jumlah yang cukup besar,” katanya.

Pemkot Kotamobagu memastikan temuan di SPBU Pontodon tidak berhenti pada pemeriksaan di lapangan.

Pemerintah akan membahas hasil temuan bersama tim terkait dan berkoordinasi dengan pihak Pertamina sebagai penyuplai BBM.

Terkait dugaan pelanggaran, Pemkot akan meminta klarifikasi resmi dari pihak SPBU dan membuka kemungkinan pemberian sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Sanksi untuk SPBU akan kami bicarakan seperti apa dan kami akan menghubungi Pertamina yang memasok kebutuhan di SPBU.

Kami akan bicarakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Pemerintah Kota Kotamobagu selanjutnya akan menindaklanjuti temuan tersebut bersama instansi terkait untuk menentukan langkah hukum sesuai peraturan perundang-undangan.

Berita Terkait