Bungko News – Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan pencairan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 4 tahun 2026 akan berlangsung dalam periode Oktober hingga Desember.
Pencairan ini merupakan tahap terakhir di tahun 2026.
Pembagian tahap penyaluran sepanjang 2026 adalah:
- Tahap 1: Januari, Februari, dan Maret 2026
- Tahap 2: April, Mei, dan Juni 2026
- Tahap 3: Juli, Agustus, dan September 2026
- Tahap 4: Oktober, November, dan Desember 2026
Hingga akhir September 2026, Kemensos belum merilis tanggal pasti pencairan secara serentak nasional.
Namun berdasarkan pola sebelumnya, proses pencairan tahap 4 diperkirakan berlangsung secara bertahap.
Meskipun periode dimulai sejak Oktober, pencairan dana biasanya tidak dilakukan di awal bulan. Masyarakat diimbau tidak percaya informasi yang menyebut tanggal pasti tertentu tanpa konfirmasi resmi dari Kemensos atau bank penyalur.
Beberapa sumber memproyeksikan puncak pencairan akan terjadi 15-30 November 2026, disalurkan bertahap melalui bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) atau BSI di wilayah tertentu, dan dapat berbeda antar daerah tergantung kesiapan data dan administrasi.
Pencairan Tahap 4 mulai disalurkan pada Oktober secara bertahap.
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dapat memantau status pencairan secara berkala melalui aplikasi dan situs resmi Kemensos.
Besaran Bantuan Tahap 4
1. BPNT / Program Sembako
- Nominal: Rp200.000 per bulan
- Total per tahap (3 bulan): Rp600.000
2. PKH
Besaran berbeda sesuai komponen yang dimiliki KPM.
Nominal di atas merupakan alokasi per tahap (untuk tiga bulan):
- Ibu hamil / nifas: Rp750.000
- Anak usia 0–6 tahun: Rp750.000
- Anak SD: Rp225.000
- Anak SMP: Rp375.000
- Anak SMA: Rp500.000
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
Selain PKH dan BPNT, pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan berupa beras (biasanya 10 kg per bulan) kepada KPM yang berhak.
Untuk tahun 2026, penerima diprioritaskan dari Desil 1-4 DTSEN dengan prioritas lansia, perempuan kepala rumah tangga miskin, penyandang disabilitas, dan keluarga miskin yang belum menerima bantuan pangan.
Cara Cek Status Penerima Bansos Tahap 4
Masyarakat yang ingin mengetahui apakah namanya terdaftar sebagai penerima dapat melakukan pengecekan melalui:
- Situs resmi: https://cekbansos.kemensos.go.id
- Aplikasi Cek Bansos (tersedia di Play Store)
Langkah-langkah:
- Buka laman atau aplikasi Cek Bansos
- Pilih wilayah (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Masukkan kode captcha
- Klik “Cari Data”
Pastikan data NIK, nama, dan alamat sesuai dengan dokumen resmi.
Jika ada ketidaksesuaian, segera laporkan ke pendamping sosial atau Dinas Sosial setempat.
Tips Agar Bansos Lancar Cair
- Pastikan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) aktif dan saldo rekening bisa dicek
- Jaga data diri tetap valid di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
- Jangan mudah percaya informasi tidak resmi yang menjanjikan pencairan di luar jadwal
- Pantau pengumuman resmi dari Kemensos, pemerintah daerah, atau bank penyalur
Penyaluran bansos tahap 4 ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat rentan di akhir tahun 2026. Masyarakat diimbau terus memantau informasi resmi agar tidak terpengaruh isu atau hoaks seputar jadwal pencairan.