Bungko News – Besaran gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih menjadi salah satu informasi yang banyak dicari masyarakat pada 2026.
Selain calon aparatur sipil negara (ASN), informasi mengenai gaji PNS juga menjadi perhatian bagi pegawai yang ingin mengetahui perkembangan penghasilan berdasarkan golongan dan masa kerja.
Besaran gaji pokok PNS pada 2026 masih mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2024 tentang Perubahan Kesembilan Belas atas PP Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil.
Dalam ketentuan tersebut, besaran gaji pokok PNS ditentukan berdasarkan golongan ruang dan masa kerja golongan (MKG).
Karena itu, PNS yang memiliki golongan sama tidak selalu mendapatkan gaji pokok dengan nominal yang sama.
Daftar Gaji PNS Golongan I
Golongan I merupakan salah satu jenjang dalam struktur kepangkatan PNS.
Golongan ini terbagi menjadi empat tingkatan, yaitu Ia, Ib, Ic dan Id.
Untuk golongan Ia, gaji pokok berada pada kisaran Rp1.685.700 sampai Rp2.522.600.
Kemudian golongan Ib memiliki gaji pokok mulai dari Rp1.840.800 hingga Rp2.670.700.
Sementara itu, golongan Ic mendapatkan gaji pokok mulai Rp1.918.700 sampai Rp2.783.700.
Adapun untuk golongan Id, gaji pokok berada pada kisaran Rp1.999.900 hingga Rp2.901.400.
Perbedaan nominal dalam satu golongan tersebut dipengaruhi oleh masa kerja golongan.
Daftar Gaji PNS Golongan II
Berikutnya adalah golongan II yang terdiri atas IIa, IIb, IIc dan IId.
Untuk golongan IIa, gaji pokok PNS berada pada kisaran Rp2.184.000 hingga Rp3.643.400.
PNS yang berada pada golongan IIb memperoleh gaji pokok mulai Rp2.385.000 hingga Rp3.797.500.
Sementara golongan IIc memiliki gaji pokok mulai dari Rp2.485.900 sampai Rp3.958.200.
Sedangkan golongan IId memiliki gaji pokok antara Rp2.591.100 hingga Rp4.125.600.
Dengan demikian, pada golongan II, nominal gaji pokok tertinggi terdapat pada golongan IId dengan masa kerja golongan tertinggi.
Daftar Gaji PNS Golongan III
Golongan III terdiri dari empat tingkatan, yakni IIIa, IIIb, IIIc dan IIId.
Untuk golongan IIIa, gaji pokok berada pada kisaran Rp2.785.700 hingga Rp4.575.200.
Kemudian golongan IIIb memiliki gaji pokok mulai dari Rp2.903.600 hingga Rp4.768.800.
Untuk golongan IIIc, gaji pokok berkisar antara Rp3.026.400 sampai Rp4.970.500.
Sementara golongan IIId mendapatkan gaji pokok mulai Rp3.154.400 hingga Rp5.180.700.
Golongan III mencakup berbagai jenjang jabatan dan pangkat dalam struktur PNS.
Besaran gaji pokok tetap disesuaikan dengan masa kerja golongan masing-masing pegawai.
Daftar Gaji PNS Golongan IV
Golongan IV merupakan jenjang golongan tertinggi dalam struktur kepangkatan PNS.
Golongan ini terdiri dari IVa, IVb, IVc, IVd dan IVe.
Untuk golongan IVa, gaji pokok berada pada kisaran Rp3.287.800 hingga Rp5.399.900.
Kemudian golongan IVb memiliki gaji pokok mulai Rp3.426.900 sampai Rp5.628.300.
PNS golongan IVc memperoleh gaji pokok antara Rp3.571.900 hingga Rp5.866.400.
Selanjutnya, golongan IVd memiliki gaji pokok mulai Rp3.723.000 hingga Rp6.114.500.
Sementara itu, golongan IVe memiliki gaji pokok paling tinggi dalam struktur tersebut, yaitu mulai Rp3.880.400 hingga Rp6.373.200.
Gaji PNS Ditentukan Berdasarkan Masa Kerja
Hal penting yang perlu diketahui adalah gaji PNS tidak hanya ditentukan oleh golongan.
Dalam struktur penggajian PNS terdapat istilah masa kerja golongan (MKG).
Semakin lama masa kerja dalam golongan sesuai ketentuan yang berlaku, gaji pokok dapat meningkat hingga mencapai batas atas pada golongan tersebut.
Itulah sebabnya dua orang PNS yang sama-sama berada di golongan IIIa, misalnya, dapat memiliki gaji pokok berbeda.
PNS dengan masa kerja golongan yang masih rendah akan berada pada nominal gaji yang lebih rendah dibandingkan pegawai dengan golongan yang sama tetapi masa kerja lebih lama.
Gaji Pokok Bukan Total Penghasilan
Besaran yang tercantum dalam daftar tersebut merupakan gaji pokok, bukan keseluruhan penghasilan yang diterima PNS setiap bulan.
Dalam praktiknya, PNS juga dapat memperoleh berbagai tunjangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Komponen tersebut antara lain tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, serta tunjangan kinerja bagi instansi yang menerapkannya.
Besaran tunjangan dapat berbeda antara satu instansi dengan instansi lainnya.
Karena itu, total penghasilan seorang PNS tidak dapat ditentukan hanya dengan melihat golongan dan gaji pokok.
Gaji PNS Terendah dan Tertinggi
Jika melihat seluruh rentang gaji pokok berdasarkan PP Nomor 5 Tahun 2024, nominal paling rendah berada pada golongan Ia, yakni Rp1.685.700.
Sementara itu, nominal tertinggi berada pada golongan IVe, yakni mencapai Rp6.373.200.
Perlu ditegaskan, angka tersebut merupakan rentang gaji pokok berdasarkan golongan dan masa kerja.
Bukan berarti seluruh PNS golongan Ia menerima Rp1.685.700 atau seluruh PNS golongan IVe menerima Rp6.373.200.
Nominal yang diterima masing-masing pegawai bergantung pada masa kerja golongan yang dimiliki.
Bagaimana dengan Gaji CPNS?
Bagi masyarakat yang baru diterima sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), terdapat ketentuan mengenai gaji selama menjalani masa percobaan.
CPNS pada prinsipnya mendapatkan gaji pokok sebesar 80 persen dari gaji pokok PNS sesuai dengan golongan yang ditetapkan dan ketentuan yang berlaku.
Setelah memenuhi persyaratan dan diangkat menjadi PNS, pegawai memperoleh gaji sesuai ketentuan penggajian PNS.
Apakah Gaji PNS Naik pada 2026?
Informasi mengenai gaji PNS 2026 perlu dibedakan antara perubahan gaji pokok dan komponen penghasilan lainnya.
Dasar besaran gaji pokok yang digunakan saat ini adalah PP Nomor 5 Tahun 2024, yang mengatur perubahan gaji pokok PNS.
Dengan demikian, ketika membahas gaji PNS 2026, angka yang perlu diperhatikan adalah ketentuan gaji pokok berdasarkan golongan dan masa kerja golongan, sementara tunjangan dapat mengikuti ketentuan masing-masing instansi.
Kesimpulan
Besaran gaji pokok PNS pada 2026 masih mengacu pada ketentuan yang ditetapkan pemerintah melalui PP Nomor 5 Tahun 2024.
Secara keseluruhan, gaji pokok PNS berada dalam rentang Rp1.685.700 hingga Rp6.373.200, mulai dari golongan Ia hingga golongan IVe.
Namun, nominal tersebut bukanlah jumlah keseluruhan penghasilan yang diterima PNS.
Besaran penghasilan bulanan dapat bertambah dengan berbagai tunjangan yang diberikan berdasarkan jabatan, instansi, kinerja dan aturan yang berlaku.
Karena itu, untuk mengetahui berapa penghasilan seorang PNS secara lebih akurat, perlu melihat golongan, masa kerja golongan, jabatan, serta tunjangan yang diterima.