Nasional

Prabowo Reshuffle Kabinet, Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot dari Jabatan Menteri Keuangan

Diperbarui 0 5 mnt baca 998 kata
Prabowo Reshuffle Kabinet, Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot dari Jabatan Menteri Keuangan
Prabowo Reshuffle Kabinet, Purbaya Yudhi Sadewa Dicopot dari Jabatan Menteri Keuangan — Ia juga memiliki pengalaman panjan...

Bungko NewsJAKARTA — Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan Kabinet Merah Putih pada Senin, 14 September 2026.

Salah satu perubahan paling mencolok terjadi di Kementerian Keuangan, setelah Purbaya Yudhi Sadewa diberhentikan dari jabatan Menteri Keuangan.

Posisi Purbaya kemudian diisi oleh Suahasil Nazara, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Suahasil dilantik langsung oleh Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, untuk melanjutkan sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.

Pengangkatan Suahasil ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih.

Purbaya Hanya Sekitar Satu Tahun Menjabat

Pergantian Menteri Keuangan ini terjadi sekitar satu tahun setelah Purbaya Yudhi Sadewa menduduki kursi bendahara negara.

Purbaya pertama kali dilantik sebagai Menteri Keuangan pada 8 September 2025, menggantikan Sri Mulyani Indrawati.

Dengan pergantian pada 14 September 2026, Purbaya tercatat menjabat sekitar satu tahun enam hari.

Pada saat dilantik pada September 2025, Purbaya menjadi salah satu figur penting dalam pemerintahan Prabowo, khususnya dalam mengawal kebijakan fiskal, APBN, penerimaan negara, belanja pemerintah, hingga strategi pembiayaan pembangunan.

Sebelum masuk ke kabinet, Purbaya merupakan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Ia juga memiliki pengalaman panjang di bidang ekonomi dan kebijakan publik.

Purbaya Tinggalkan Rapat DPD Sebelum Reshuffle

Pergantian Purbaya berlangsung ketika yang bersangkutan masih menjalankan agenda sebagai Menteri Keuangan.

Pada Senin siang, Purbaya diketahui menghadiri rapat kerja gabungan dengan Komite IV DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Rapat tersebut turut membahas sejumlah isu terkait kebijakan fiskal dan perekonomian nasional.

Di tengah rapat, Purbaya kemudian meninggalkan ruang pertemuan setelah menerima sambungan telepon.

Beberapa jam setelah itu, Presiden Prabowo melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan yang baru.

Momentum tersebut membuat pergantian Menteri Keuangan berlangsung cukup cepat dan menjadi salah satu perhatian utama dalam reshuffle kabinet kali ini.

Kebijakan Purbaya yang Menjadi Sorotan

Selama sekitar satu tahun memimpin Kementerian Keuangan, Purbaya mengeluarkan sejumlah kebijakan ekonomi yang mendapat perhatian luas.

Salah satu yang paling menonjol adalah kebijakan penempatan dana pemerintah sekitar Rp200 triliun pada perbankan nasional, khususnya bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Kebijakan tersebut diarahkan untuk memperkuat likuiditas perbankan dan mendorong peningkatan penyaluran kredit kepada sektor perekonomian.

Kebijakan itu menjadi salah satu langkah Purbaya dalam mendorong aktivitas ekonomi dan mempercepat transmisi kebijakan fiskal ke sektor keuangan.

Selama masa jabatannya, Purbaya juga dikenal aktif menyampaikan pandangan mengenai pertumbuhan ekonomi, kebijakan fiskal, investasi, perbankan, hingga pengelolaan keuangan negara.

Sejumlah kebijakan tersebut sekaligus menempatkan Purbaya sebagai salah satu menteri yang cukup sering menjadi sorotan publik dan pelaku pasar.

Siapa Suahasil Nazara?

Suahasil Nazara bukanlah nama baru di Kementerian Keuangan.

Sebelum dipercaya menjadi Menteri Keuangan, Suahasil telah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Ia pertama kali dipercaya menjadi Wamenkeu pada 2019 dan kembali menjalankan posisi tersebut dalam pemerintahan Presiden Prabowo.

Sebelumnya, Suahasil pernah menjabat sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan.

Pengalaman tersebut membuatnya memiliki rekam jejak panjang dalam perumusan kebijakan fiskal dan pengelolaan ekonomi nasional.

Di lingkungan akademik, Suahasil merupakan guru besar bidang ekonomi dan pernah menjadi dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.

Ia memperoleh gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia pada 1994, kemudian meraih gelar Master of Science dari Cornell University, Amerika Serikat, pada 1997.

Pendidikan doktoralnya ditempuh di University of Illinois at Urbana-Champaign dan selesai pada 2003.

Pesan Prabowo kepada Menteri Keuangan Baru

Setelah dilantik, Suahasil menyampaikan bahwa dirinya mendapatkan mandat dari Presiden Prabowo untuk menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara.

Menurut Suahasil, APBN harus tetap mampu menjalankan berbagai program prioritas pemerintah, namun pada saat yang sama pengelolaannya harus dilakukan dengan menjaga kesehatan fiskal negara.

Mandat tersebut menjadi penting karena Kementerian Keuangan memiliki peran strategis dalam memastikan program-program pemerintah dapat berjalan tanpa mengabaikan keberlanjutan fiskal.

Pergantian ini sekaligus menempatkan Suahasil sebagai figur yang diharapkan mampu menjaga kesinambungan pengelolaan APBN dan memberikan kepastian bagi dunia usaha serta pasar keuangan.

Rekam Jejak Purbaya Sebelum Menjadi Menteri

Purbaya memiliki latar belakang yang cukup unik.

Ia menempuh pendidikan sarjana di bidang Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB).

Setelah itu, Purbaya melanjutkan pendidikan di Purdue University, Indiana, Amerika Serikat, dan memperoleh gelar Master of Science serta doktor di bidang Ilmu Ekonomi.

Kariernya juga tidak langsung dimulai di pemerintahan.

Purbaya pernah bekerja sebagai Field Engineer di Schlumberger Overseas SA.

Setelah itu ia beralih ke dunia ekonomi dan riset, termasuk menjadi ekonom di Danareksa Research Institute serta pernah menjabat sebagai Chief Economist.

Di pemerintahan, ia pernah menduduki sejumlah posisi strategis, antara lain Staf Khusus bidang ekonomi, Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, hingga Ketua Dewan Komisioner LPS.

Pergantian Menkeu Jadi Perhatian Ekonomi

Pergantian Menteri Keuangan tentu tidak hanya berkaitan dengan perubahan personel di kabinet.

Kementerian Keuangan merupakan salah satu institusi paling strategis karena bertanggung jawab terhadap pengelolaan APBN, penerimaan negara, perpajakan, belanja pemerintah, pembiayaan, serta kebijakan fiskal.

Karena itu, pelaku usaha dan pasar akan mencermati arah kebijakan yang akan dibawa Suahasil setelah resmi menduduki posisi Menteri Keuangan.

Sejumlah analis menilai pengalaman Suahasil di Kementerian Keuangan dapat menjadi modal untuk menjaga kesinambungan kebijakan fiskal dan meningkatkan kembali kepercayaan terhadap pengelolaan anggaran negara.

Tantangan Besar Menanti Suahasil

Sebagai Menteri Keuangan baru, Suahasil menghadapi sejumlah pekerjaan besar.

Di antaranya adalah menjaga kredibilitas APBN, memastikan pembiayaan program prioritas pemerintah tetap berjalan, menjaga penerimaan negara, mengelola defisit, serta mempertahankan kepercayaan investor.

Suahasil juga perlu memastikan kebijakan fiskal dapat berjalan selaras dengan kebijakan moneter dan kondisi perekonomian global.

Dengan pengalaman panjang sebagai Wakil Menteri Keuangan dan Kepala BKF, Suahasil diharapkan dapat segera beradaptasi dengan tanggung jawab barunya.

Posisi Purbaya Setelah Dicopot Belum Diumumkan

Sementara itu, hingga informasi terbaru pada Senin, 14 September 2026, posisi atau penugasan baru Purbaya setelah tidak lagi menjadi Menteri Keuangan belum diumumkan secara resmi.

Yang sudah dipastikan adalah Presiden Prabowo telah memberhentikan Purbaya dari jabatan Menteri Keuangan dan mengangkat Suahasil Nazara sebagai penggantinya untuk sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.

Pergantian ini menjadi reshuffle penting karena Menteri Keuangan merupakan salah satu posisi kunci dalam pemerintahan.

Publik kini akan menunggu bagaimana Suahasil menerjemahkan mandat Presiden Prabowo ke dalam kebijakan fiskal dan pengelolaan APBN ke depan.

Berita Terkait