Pemerintah kembali menyalurkan berbagai bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat pada April 2026.
Penyaluran ini menjadi bagian dari program rutin untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama setelah momen Lebaran yang biasanya diikuti kenaikan harga kebutuhan pokok.
Sejumlah program unggulan seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), hingga Program Indonesia Pintar (PIP) dipastikan masuk dalam daftar bansos yang cair pada periode ini.
Daftar Lengkap Bansos Cair April 2026
Berikut jenis bantuan sosial yang dijadwalkan cair pada April 2026:
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
Baca Juga: Bansos Maret 2026 Sudah Cair 90 Persen, Cek Nama Anda di Situs Kemensos
PKH merupakan bantuan tunai bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan.
Bantuan ini menyasar kelompok seperti ibu hamil, anak usia dini, pelajar, lansia, dan penyandang disabilitas.
Besaran bantuan berbeda tergantung kategori penerima.
2. Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)
Baca Juga: Apakah NIK KTP Anda Terdaftar? Simak Cara Cek Status Bansos Kemensos Terbaru 2026
BPNT disalurkan dalam bentuk saldo elektronik sebesar Rp200.000 per bulan atau Rp600.000 per tahap (tiga bulan).
Dana ini hanya dapat digunakan untuk membeli bahan pangan di e-warung resmi.
3. Bantuan Beras 10 Kg
Pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan berupa beras sebanyak 10 kilogram per keluarga penerima manfaat (KPM).
Penyaluran dilakukan melalui Perum Bulog dan Kantor Pos untuk memastikan distribusi tepat sasaran.
4. Program Indonesia Pintar (PIP)
PIP diberikan kepada siswa dari keluarga kurang mampu mulai dari jenjang SD hingga SMA/SMK.
Bantuan ini bertujuan membantu biaya pendidikan dan biasanya dicairkan menjelang periode sekolah.
5. PBI Jaminan Kesehatan (PBI-JK)
Program ini berupa bantuan iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat miskin. Iuran dibayarkan langsung oleh pemerintah sehingga penerima dapat mengakses layanan kesehatan gratis.
Jadwal Penyaluran Bansos 2026
Penyaluran bansos umumnya dilakukan secara bertahap dalam empat tahap selama setahun.
Setelah tahap pertama Januari–Maret, maka April menjadi awal pencairan tahap kedua (April–Juni 2026).
