Berita

Update Terbaru Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Tahun 2026: Progres di Akhir Juli Semakin Mendekati Pencairan

Diperbarui 0 5 mnt baca 858 kata
Update Terbaru Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Tahun 2026: Progres di Akhir Juli Semakin Mendekati Pencairan
Update Terbaru Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Tahun 2026: Progres di Akhir Juli Semakin Mendekati Pencairan — Perkembangan St...

Bungko NewsPada kesempatan kali ini, kami akan menginformasikan kabar gembira terkait perkembangan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap ketiga tahun 2026.

Berdasarkan pantauan di aplikasi SIKS-NG per 28 Juli 2026, status bantuan untuk alokasi Juli, Agustus, September telah menunjukkan pergerakan yang sangat signifikan.


Perkembangan Status PKH Tahap 3 di SIKS-NG

Kabar mengejutkan datang dari proses persiapan pencairan bansos PKH tahap ketiga tahun 2026.

Sebelumnya, menu monitoring salur bansos untuk PKH hanya menampilkan periode salur saja, tanpa disertai data proses verifikasi rekening maupun SPM (Surat Perintah Membayar).

Namun, pada tanggal 28 Juli 2026, tiba-tiba sebagian besar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sudah masuk ke tahapan SPM.

Meskipun status "berhasil SPM" masih menunjukkan angka nol, ini merupakan kabar yang sangat menggembirakan.

Artinya, proses penyaluran bantuan PKH untuk periode Juli-September 2026 terus berjalan dan semakin mendekati tahap pencairan.

Sebelumnya, status PKH sudah lebih dulu tampil pada menu final closing, di mana jumlah KPM, data OM-SPAN, hingga proses burekol sudah dapat dipantau.

Bahkan, nama-nama KPM di setiap desa beserta nominal bantuan yang akan diterima sudah bisa dilihat oleh pendamping sosial maupun operator SIKS-NG setempat.

Perkembangan Status BPNT Tahap 3

Sementara itu, untuk bantuan BPNT tahap ketiga, prosesnya sudah lebih dulu memasuki tahapan SPM sejak beberapa hari sebelumnya.

Berdasarkan pantauan pada aplikasi SIKS-NG per 27 Juli 2026, status BPNT untuk alokasi Juli, Agustus, September telah mencapai tahap berhasil cek rekening di seluruh bank penyalur.

Keempat bank penyalur, yaitu Bank BSI, Bank Mandiri, Bank BRI, dan Bank BNI, sudah menunjukkan progres berhasil verifikasi rekening.

Artinya, sebagian data yang dikelola Kementerian Sosial telah berhasil dicocokkan antara data DTSEN dengan data perbankan.

Meski demikian, masih terdapat sebagian KPM yang berada pada tahap proses verifikasi rekening, karena proses ini memang berjalan secara bertahap.

Bagi yang sudah berhasil cek rekening, proses selanjutnya akan menuju tahap SPM hingga status SI (Standing Instruction).

Perbandingan Progres PKH dan BPNT

Secara garis besar, progres kedua bansos ini menunjukkan perbedaan tahapan:

Bantuan Progres per 28 Juli 2026
BPNT Sudah berhasil verifikasi rekening di 4 bank penyalur dan masuk proses SPM
PKH Mulai masuk tahapan SPM di menu monitoring, sebelumnya sudah di final closing

Meskipun PKH masih satu langkah di belakang dibandingkan BPNT, perkembangan status BPNT yang telah mencapai tahap berhasil cek rekening di empat bank penyalur menjadi sinyal positif bahwa proses pencairan tahap ketiga semakin mendekati kenyataan.

Prediksi Waktu Pencairan

Berdasarkan pola sebelumnya, Bank BSI biasanya menjadi bank penyalur yang lebih dulu mencairkan saldo PKH maupun BPNT pada tahap pertama dan kedua.

Namun, untuk tahap ketiga kali ini, seluruh bank penyalur (Mandiri, BRI, BNI, BSI) tampak berjalan dalam proses yang hampir bersamaan.

Prediksi dari pantauan kami, penyaluran akan ramai terjadi di bulan Agustus 2026.

Jika lancar, bisa di awal, pertengahan, ataupun akhir Agustus, dengan puncak-puncaknya diperkirakan di awal September 2026.

Besaran Bantuan

Untuk Program Sembako atau BPNT, pemerintah memberikan bantuan sebesar Rp200.000 per bulan.

Karena pencairan tahap ketiga mencakup tiga bulan sekaligus (Juli, Agustus, September), maka KPM yang menerima penyaluran sekaligus akan memperoleh total Rp600.000.

Sedangkan untuk PKH, nominal bantuan bervariatif tergantung jumlah komponen yang dimiliki masing-masing keluarga penerima manfaat, mulai dari anak balita, ibu hamil, anak SD, anak SMP, lansia, hingga penyandang disabilitas.

Informasi Tambahan: Pencairan Susulan Tahap 2

Perlu diketahui, di beberapa hari terakhir ada KPM yang men-share bukti saldo masuk ke rekening bansos dengan nominal Rp600.000, Rp750.000, Rp975.000, Rp1.100.000, dan nominal bervariatif lainnya.

Itu bukan saldo tahap ketiga tahun 2026, melainkan saldo untuk tahap kedua pencairan susulan, utamanya bagi para KPM yang baru mendapatkan kartu KKS di beberapa bulan terakhir.

Kebijakan Baru: Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)

Informasi penting lainnya yang kami dapatkan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia adalah terkait dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyatakan akan segera melakukan uji coba penyaluran bansos melalui KDMP di 900 lokasi.

Beberapa poin penting terkait kebijakan ini:

  1. Uji coba penyaluran bansos melalui KDMP akan dimulai pada Agustus 2026.

  2. Tidak ada pengalihan penuh - PT Pos tetap memiliki peran krusial khusus untuk target masyarakat di daerah 3T dan penerima manfaat dengan kondisi khusus, seperti lansia atau penyandang disabilitas berat.

  3. Bank Himbara akan ditugaskan untuk membuka perwakilan (agen bank) di gerai KDMP, sehingga data penerima manfaat tetap dipegang dan diproses oleh bank.

  4. Penerima manfaat didorong untuk menjadi anggota sekaligus pelaku usaha di KDMP.

  5. Ada empat rencana strategis Kementerian Sosial yang diintegrasikan dengan KDMP:

    • Mendorong seluruh penerima manfaat menjadi anggota KDMP

    • Produk-produk dari penerima manfaat bisa dijual di KDMP

    • Penyaluran bansos secara bertahap akan dilaksanakan di KDMP

    • Pembelanjaan kebutuhan pokok bisa dilakukan oleh KPM di KDMP

Ke depannya, seluruh bantuan pemerintah, distribusi pupuk, sembako, hingga layanan kesehatan akan disalurkan dan dikelola melalui KDMP.


Penutup

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan pada kesempatan kali ini.

Intinya, progres penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap ketiga tahun 2026 terus menunjukkan perkembangan positif.

Bagi para keluarga penerima manfaat, yang bisa dilakukan adalah berbanyak-banyak berdoa, berpikiran positif, dan semoga segala proses persiapannya diberi kelancaran sehingga bantuan bisa segera tersalurkan.

Berita Terkait