- Nonaktifkan perangkat jika perlu.
- Hindari membuka aplikasi atau layanan yang sensitif.
Tindakan ini mencegah penyerang memperluas akses atau mencuri lebih banyak data.
3. Amankan Akun dan Perangkat
Setelah kondisi relatif stabil: - Ganti seluruh kata sandi akun penting.- Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA).
- Perbarui sistem operasi dan aplikasi.
- Lakukan pemindaian malware menggunakan perangkat lunak tepercaya.
4. Dokumentasikan Bukti Serangan
Catat seluruh kejadian, termasuk: - Tangkapan layar aktivitas mencurigakan.- Waktu kejadian.
- Notifikasi atau email yang diterima.
Dokumentasi ini penting untuk investigasi lanjutan dan pelaporan.
5. Gunakan Panduan Pertolongan Pertama Digital
Platform seperti Digital First Aid Kit menyediakan panduan diagnosis cepat untuk berbagai jenis serangan, mulai dari peretasan akun, doxing, hingga malware.Kit ini membantu pengguna memahami jenis ancaman dan langkah mitigasi awal sebelum mendapatkan bantuan profesional.
6. Laporkan ke Pihak Berwenang atau Lembaga Pendamping
Jika serangan berdampak besar atau melibatkan data sensitif: - Laporkan ke kepolisian (unit siber).- Hubungi lembaga pendamping seperti SafeNet Indonesia.