Entertainment

MUI Desak Konser Andrea Bocelli Dibatalkan, Bocelli: Saya Tidak Bawa Misi Politik

Diperbarui 0 4 mnt baca 615 kata
V
Ditulis oleh Lihat semua artikel Vicky Potabuga →
MUI Desak Konser Andrea Bocelli Dibatalkan, Bocelli: Saya Tidak Bawa Misi Politik
MUI Desak Konser Andrea Bocelli Dibatalkan, Bocelli: Saya Tidak Bawa Misi Politik — MUI mendasarkan penolakannya pada dua ...

JAKARTA – Penyanyi tenor legendaris asal Italia, Andrea Bocelli, akhirnya angkat bicara menanggapi desakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang meminta pemerintah membatalkan konsernya di Indonesia.

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan Senin (12/10/2026), Bocelli menegaskan bahwa kehadirannya di Tanah Air murni untuk kepentingan seni, bukan membawa misi politik atau dukungan terhadap pihak tertentu.

"Saya selalu menjaga jarak dari politik dan keberpihakan politik, hal-hal yang membutuhkan pemahaman mendalam yang tidak saya klaim miliki," ujar Bocelli dalam keterangan tertulisnya .

Ia menambahkan bahwa keikutsertaannya semata-mata dilandasi oleh seni dan rasa kemanusiaan .

Penyanyi tunanetra yang telah menjual lebih dari 90 juta album ini juga memastikan tidak ada rencana penggalangan dana untuk mendukung kepentingan politik maupun militer dalam konser-konsernya di Indonesia. "Tidak ada pula pendapatan dari konser-konser ini yang dimaksudkan untuk tujuan tersebut," tegasnya .

Desakan MUI dan Rekam Jejak yang Disorot

Desakan pembatalan konser Bocelli disampaikan MUI melalui Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri, Prof. Sudarnoto Abdul Hakim.

MUI meminta pemerintah membatalkan konser yang dijadwalkan berlangsung di Candi Borobudur, Magelang, pada 31 Oktober 2026 dan JIEXPO Kemayoran, Jakarta, pada 3 November 2026 .

"Kali ini kembali saya ingin menegaskan bahwa rencana konser Andrea Bocelli harus dibatalkan demi menjaga prinsip keberpihakan kita pada kemanusiaan," ujar Sudarnoto dalam keterangan resmi, Sabtu (10/10/2026) .

MUI mendasarkan penolakannya pada dua hal utama dari rekam jejak Bocelli.

Pertama, keterlibatannya dalam penggalangan dana untuk pasukan militer Israel (IDF) di Los Angeles pada tahun 2010.

Kedua, konser yang digelarnya di Tel Aviv pada tahun 2022 .

Bagi MUI, dukungan terhadap kekuatan militer yang dinilai terlibat dalam kejahatan kemanusiaan di Gaza tidak dapat ditoleransi.

"Jangan berikan panggung kepada siapa pun yang ikut mendanai pembunuh warga Gaza dan Palestina," tegas Sudarnoto .

MUI juga menyayangkan dugaan dukungan dari kementerian terkait, termasuk Kementerian Pariwisata serta Kementerian Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif, terhadap rencana kedatangan penyanyi tersebut.

Menurut Sudarnoto, kepentingan ekonomi tidak seharusnya mengesampingkan prinsip kemanusiaan .

Konteks Pembatalan Israel Houghton

Desakan MUI terhadap konser Bocelli muncul tak lama setelah pemerintah membatalkan konser musisi asal Amerika Serikat, Israel Houghton, bersama grup musiknya, Israel & New Breed.

Pembatalan tersebut dilakukan karena adanya dugaan pemanfaatan pertunjukan untuk kampanye politik yang mendukung Israel .

Sudarnoto menekankan bahwa MUI meminta pemerintah untuk konsisten dalam menolak kegiatan yang melibatkan figur yang dinilai mendukung Zionisme.

Menurutnya, sikap tersebut sejalan dengan prinsip Indonesia yang menentang penjajahan dan mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina .

Dukungan Pemerintah dan Target Ekonomi

Sebelum polemik ini mencuat, konser Andrea Bocelli bertajuk "Romanza 30th Anniversary World Tour" telah mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menilai konser ini dapat membantu promosi pariwisata Indonesia .

Kementerian Pariwisata bahkan menargetkan rangkaian konser Bocelli dapat menyumbang devisa hingga Rp792 miliar bagi perekonomian nasional .

Berbagai dukungan disiapkan, termasuk fasilitasi pengurusan visa bagi para seniman serta kemudahan perizinan untuk kebutuhan logistik pertunjukan .

Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia-Pasifik yang akan menjadi tempat pertunjukan publik Andrea Bocelli sepanjang tahun 2026.

Konser di Candi Borobudur dirancang untuk melanjutkan tradisi penyelenggaraan pertunjukan Bocelli di situs warisan budaya dunia seperti Piramida Giza di Mesir dan Akropolis di Athena, Yunani .

Respons Bocelli atas Sorotan Masa Lalu

Menanggapi sorotan terhadap penampilannya di masa lalu, Bocelli menjelaskan bahwa setiap kali tampil di atas panggung, fokus utamanya selalu pada musik. "Pada kesempatan tersebut, sebagaimana dalam setiap penampilan sepanjang karier saya, satu-satunya niat saya adalah mempersembahkan suara dan berbagi musik," ujarnya .

Bocelli berharap konsernya di Indonesia dapat dinikmati semua orang tanpa memandang keyakinan atau pandangan politik. "Keikutsertaan saya semata-mata dilandasi oleh seni dan rasa kemanusiaan yang kita miliki bersama," pungkasnya .

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keputusan resmi dari pemerintah mengenai status konser Andrea Bocelli di Indonesia.

Polemik ini masih menjadi perhatian publik, terutama di tengah sensitivitas isu Palestina yang menjadi perhatian besar masyarakat Indonesia.

Apa Reaksimu?

Berita Terkait