Berita

Cara Cek PKH September 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos, Ketahui Status YA atau TIDAK

Diperbarui 0 5 mnt baca 833 kata
V
Ditulis oleh Lihat semua artikel Vicky Potabuga →
Cara Cek PKH September 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos, Ketahui Status YA atau TIDAK
Cara Cek PKH September 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos, Ketahui Status YA atau TIDAK — id dan aplikasi Cek Bansos

Pencairan PKH September 2026 sudah masuk jadwal penyaluran tahap 3. Buat kamu Keluarga Penerima Manfaat (KPM), kamu bisa cek sendiri statusnya lewat HP tanpa harus datang ke kantor desa atau menunggu kabar pendamping.

Berikut panduan lengkap dan terbaru 2026.

1. Jadwal PKH September 2026 Itu Tahap Berapa?

Pemerintah menyalurkan PKH dan BPNT dalam 4 tahap dalam setahun: 

  • Tahap 1: Januari - Maret 2026
  • Tahap 2: April - Juni 2026
  • Tahap 3: Juli - September 2026 
  • Tahap 4: Oktober - Desember 2026

Untuk September 2026, yang sedang cair saat ini adalah PKH Tahap 3 periode Juli - September 2026.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan penyaluran Tahap 3 ditargetkan mulai berjalan pada 20 Juli 2026.

Penting:
Pencairan di setiap wilayah berlangsung secara bertahap sehingga sebagian penerima memperoleh bantuan lebih dahulu dibanding daerah lainnya.

Pemerintah tidak menetapkan tanggal tunggal untuk pencairan, melainkan dilakukan secara bertahap sepanjang bulan berjalan melalui sistem perbankan atau pos.

Jadi kalau tetangga sudah cair dan kamu belum, wajar.

Cek rutin 2-3 hari sekali.

2. Cara Cek PKH 2026 Lewat HP - Resmi Kemensos

Kemensos menyediakan dua kanal resmi untuk pengecekan status bansos, yaitu situs cekbansos.kemensos.go.id dan aplikasi Cek Bansos.

Keduanya terhubung langsung dengan basis data bansos nasional.

CARA 1: Lewat Website cekbansos.kemensos.go.id (Paling Cepat, Cukup NIK KTP)

Ini cara yang paling banyak dipakai karena tidak perlu daftar akun.

  1. Buka browser di HP (Chrome / Safari)
  2. Akses cekbansos.kemensos.go.id
  3. Masukkan data wilayah sesuai KTP secara lengkap, mulai dari provinsi hingga desa atau kelurahan 
  4. Ketik nama lengkap sesuai KTP
  5. Masukkan kode captcha yang muncul
  6. Klik CARI DATA

Sistem akan menampilkan informasi penerima bantuan apabila data ditemukan.

Jika nama kamu terdaftar, akan muncul jenis bantuan (PKH), periode, dan status YA/TIDAK.

CARA 2: Lewat Aplikasi Cek Bansos

Langkahnya:

  1. Unduh aplikasi Cek Bansos dari Kemensos RI di Play Store 
  2. Buat akun baru: isi NIK, No KK, nama sesuai KTP, email, dan buat password. Upload foto KTP dan foto selfie memegang KTP.
  3. Tunggu verifikasi akun (biasanya 1x24 jam)
  4. Login, lalu pilih menu "Cek Bansos" 
  5. Masukkan data wilayah dan nama sesuai KTP, lalu klik Cari.

Kelebihan aplikasi: kamu bisa lihat histori bantuan, sanggah data, dan usulan mandiri.

CARA 3: Cek Apakah Sudah CAIR atau Belum (Cek Saldo KKS)

Cek di website/aplikasi hanya menunjukkan kamu TERDAFTAR atau tidak.

Untuk tahu uangnya sudah masuk rekening atau belum, cek langsung rekening KKS:

  • KKS BRI, BNI, Mandiri, BTN via ATM, BRImo, Livin' Mandiri, atau BNI Mobile 
  • Cek mutasi: jika ada transaksi masuk dengan keterangan BANSOS PKH atau TRANSFER PKH senilai sesuai komponen kamu, berarti sudah cair.
  • Jika cair via PT Pos Indonesia, cek undangan pengambilan di desa/kelurahan.

3. Cara Membaca Status Hasil Cek

  • NAMA TERTERA + Status PKH: YA + Periode: JUL-SEP 2026 = Kamu penerima Tahap 3 September 2026. Tinggal tunggu saldo masuk.
  • NAMA TERTERA + Status PKH: YA + Periode: APR-JUN 2026 = Data kamu masih periode lama, update Tahap 3 belum masuk. Cek lagi 3-5 hari lagi.
  • Tidak Terdapat Peserta / Data Tidak Ditemukan = NIK tidak terdaftar sebagai penerima PKH periode ini. Bisa jadi masuk desil 6 ke atas di DTSEN atau data tidak padan Dukcapil.
  • Status: TIDAK = Pernah dapat tapi saat ini tidak lagi disalurkan.

4. Nominal PKH Tahap 3 September 2026

Nominal per tahap adalah Rp750.000 untuk ibu hamil & anak usia dini, Rp225.000 untuk SD, Rp375.000 untuk SMP, Rp500.000 untuk SMA, dan Rp600.000 untuk lansia/disabilitas.

Rincian lengkap per tahun:

  • Ibu hamil: Rp3.000.000/tahun (Rp750.000 per tahap) 
  • Anak usia dini (0-6 tahun): Rp3.000.000/tahun (Rp750.000 per tahap) 
  • Siswa SD: Rp900.000/tahun (Rp225.000 per tahap) 
  • Siswa SMP: Rp1.500.000/tahun (Rp375.000 per tahap)
  • Siswa SMA: Rp2.000.000/tahun (Rp500.000 per tahap)
  • Penyandang disabilitas berat & Lansia ≥ 60 tahun: Rp2.400.000/tahun (Rp600.000 per tahap)

Dalam 1 KK bisa dapat lebih dari 1 komponen, maksimal 4 orang.

5. Kenapa Bansos PKH September Belum Cair di HP?

  1. Penyaluran bertahap per kabupaten/kota. Kotamobagu, Manado, dan Boltim saja bisa beda seminggu.
  2. Burekol / KKS bermasalah. Rekening dormant, PIN terblokir, atau nama tidak sesuai Dukcapil.
  3. Masuk desil tidak layak. Di 2026 Kemensos pakai DTSEN, bukan lagi DTKS. Jika desil naik ke 6-10, bantuan otomatis off.
  4. Tidak memenuhi kewajiban komponen. Anak SD/SMP tidak 85% hadir, ibu hamil tidak periksa di Posyandu/Puskesmas.

6. Tips Agar Tetap Cair

  • Pastikan NIK dan KK padan Dukcapil dan aktif
  • Rutin cek di cekbansos.kemensos.go.id minimal 1 minggu sekali
  • Hadiri pertemuan kelompok PKH dan ikuti pemeriksaan kesehatan / sekolah anak
  • Jika pindah alamat, segera lapor operator SIKS-NG di desa/kelurahan
  • Jangan beri KKS dan PIN ke siapapun

Hati-hati penipuan! Cek bansos hanya di domain .kemensos.go.id dan aplikasi resmi Kemensos.

Tidak ada biaya admin dan tidak ada link cek via WhatsApp yang minta transfer.

Apa Reaksimu?

Berita Terkait