Bungko News – JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan update terkini proses penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 3 periode Juli-September 2025.
Berdasarkan informasi terbaru dari Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) Supervisor, status pencairan saat ini menunjukkan "belum SI" (Standing Instruction), yang menjadi sinyal kuat bahwa proses pencairan sedang dipercepat.
Dilansir dari berbagai sumber terpercaya, update terbaru di akun SIKS-NG Supervisor menunjukkan bahwa data penerima PKH dan BPNT periode Juli, Agustus, dan September kini sudah bergerak di sistem.
Status yang sebelumnya tertahan pada tahap "berhasil cek rekening" kini beranjak menuju tahap administrasi lanjutan.
"Jika status sudah masuk ke tahap ini, artinya Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), Surat Perintah Membayar (SPM), dan Standing Instruction hanya tinggal menunggu finalisasi.
Begitu SI terbit, pencairan bisa langsung dilakukan," demikian informasi yang disampaikan oleh supervisor SIKS-NG Dinas Sosial kabupaten/kota, Kamis (28/8/2025).
Bank BRI Diprediksi Salurkan Lebih Awal
Salah satu perkembangan menarik adalah munculnya nama Bank BRI sebagai bank penyalur yang lebih dulu ter-update di sistem.
Hal ini memunculkan spekulasi bahwa pencairan melalui BRI kemungkinan besar akan dilakukan lebih awal dibanding bank lain.
"Bank yang lebih dulu ter-update di sistem berpotensi menyalurkan bantuan lebih cepat.
Jadi penerima manfaat yang rekeningnya ada di BRI diharapkan untuk lebih aktif memantau," tulis laporan dari Radar Bogor.
Pencairan Tahap 2 dan 3 Digabung untuk KPM Peralihan
Kabar baik juga datang bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sebelumnya menerima bansos melalui pos dan kini dialihkan ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Proses pencairan tahap kedua yang sempat tertunda akan digabungkan dengan tahap ketiga, sehingga dana yang diterima masyarakat tidak hilang.
"Di sistem SIKS-NG, status penerima peralihan sudah muncul, lengkap dengan data rekening dan periode pencairan.
Bagi mereka yang sudah mendapat status 'cek rekening', dipastikan jadwal distribusi kartu KKS dan buku tabungan akan segera diumumkan," jelas laporan tersebut.
Total Bantuan Capai Rp5,5 Juta
Berdasarkan informasi yang beredar, total dana yang bisa diterima KPM untuk PKH plus BPNT bisa mencapai Rp5,5 juta.
Nominal ini merupakan gabungan dari tahap 2 dan tahap 3, terutama bagi KPM yang memiliki komponen lengkap seperti lansia dan anak balita.
Sebagai gambaran, untuk KPM yang memiliki dua orang lansia dan satu anak balita, perhitungannya sebagai berikut: