Program Keluarga Harapan (PKH)
Penyaluran PKH tahap 2 juga mulai berjalan, tetapi prosesnya masih dilakukan secara bertahap dan belum merata di seluruh wilayah Indonesia.
Bahkan hingga saat ini masih banyak KPM yang mengaku saldo rekeningnya masih kosong.
Pencairan lebih dominan terpantau pada KKS Bank BNI, sementara untuk Bank BRI dan Mandiri, proses top up saldo masih terus berlangsung secara bertahap.
Jika saldo KKS belum masuk, bukan berarti bantuan dibatalkan – rekening penerima masih berada dalam antrean pencairan berikutnya.
Penyaluran bansos triwulan II tahun 2026 dilakukan melalui dua jalur, yaitu bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) dan PT Pos Indonesia.
Program Indonesia Pintar (PIP) Masih Cair
Selain bansos PKH dan BPNT, Program Indonesia Pintar (PIP) juga masih aktif disalurkan hingga Mei 2026.
Prioritas pencairan diberikan kepada siswa kelas akhir, yaitu kelas 6 SD, kelas 9 SMP, dan kelas 12 SMA/SMK.
Nominal PIP yang diterima:
-
Jenjang SMA/SMK: Rp900.000 (setelah potongan administrasi perbankan, saldo bersih Rp895.000)
-
Jenjang lainnya: Rp450.000
Pencairan PIP termin kedua berlangsung dari Mei hingga September 2026.
Siswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang terdaftar dalam DTSEN dapat mengecek status bantuan melalui laman resmi pip.kemdikbud.go.id.
Cara Cek Penerima Bansos PKH dan BPNT
Masyarakat dapat mengecek status penerimaan bansos secara mandiri melalui kanal resmi berikut:
1. Melalui Situs Resmi Kemensos
-
Buka laman cekbansos.kemensos.go.id
-
Masukkan NIK (16 digit) sesuai KTP
-
Ketik kode captcha yang muncul
-
Klik "Cari Data"
-
Sistem akan menampilkan identitas penerima, jenis bantuan, kelompok desil, hingga status banso s
2. Melalui Aplikasi Cek Bansos
-
Unduh aplikasi "Cek Bansos" di Play Store atau App Store
-
Buka aplikasi lalu pilih menu "Cek Bansos"
-
Masukkan NIK KTP
-
Klik tombol "Cari Data"