Berita

Rp 600.000 hingga Rp 2 Juta! Rincian Lengkap Nominal PKH dan BPNT Tahap 3 yang Cair Periode Juli-September 2026

Diperbarui 0 7 mnt baca 1,230 kata
Rp 600.000 hingga Rp 2 Juta! Rincian Lengkap Nominal PKH dan BPNT Tahap 3 yang Cair Periode Juli-September 2026
Rp 600.000 hingga Rp 2 Juta! Rincian Lengkap Nominal PKH dan BPNT Tahap 3 yang Cair Periode Juli-September 2026 — Kabar ge...

Bungko News

Kabar gembira bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos di seluruh Indonesia. Memasuki awal Agustus 2026, penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 3 untuk periode Juli–September 2026 mulai menunjukkan perkembangan positif. Sejumlah KPM melaporkan saldo bantuan telah masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), baik kartu lama maupun kartu baru.


Penyaluran Dimulai Sejak 20 Juli 2026

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa proses penyaluran bansos triwulan III sudah dimulai sejak 20 Juli 2026, setelah pemerintah menyelesaikan proses pemutakhiran data penerima bersama Badan Pusat Statistik (BPS). Pada tahap ini, pemerintah menargetkan bantuan menjangkau lebih dari 18 juta keluarga penerima manfaat yang tersebar di berbagai daerah.

Meskipun demikian, pencairan bansos tahap 3 ini tidak dilakukan serentak di seluruh daerah, melainkan bertahap mengikuti proses verifikasi rekening dan jadwal masing-masing bank penyalur.


Update Pencairan per 1–2 Agustus 2026

Saldo Mulai Masuk Sejak Akhir Juli

Laporan yang beredar menunjukkan bahwa saldo PKH dan BPNT tahap 3 mulai masuk sejak malam 31 Juli hingga 1 Agustus 2026. Penyaluran dilakukan melalui bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), di antaranya Bank BRI dan Bank BNI.

Didominasi Pencairan Susulan Tahap 2

Meski banyak laporan saldo masuk, perlu dicermati bahwa berdasarkan pantauan per 1 Agustus 2026, dana yang masuk ke rekening KKS (khususnya terbitan baru) bukanlah pencairan massal Tahap 3, melainkan masih didominasi oleh pencairan susulan Tahap 2 bagi penerima yang sebelumnya belum menerima bantuan.

“Berdasarkan pantauan per 1 Agustus 2026, dana yang masuk ke rekening KKS (khususnya terbitan baru) bukanlah pencairan massal Tahap 3, melainkan masih didominasi oleh pencairan susulan Tahap 2,” ulas narator melalui kanal Youtube Cek Bansos.

Status di Sistem SIKS-NG

Berdasarkan pantauan sistem SIKS-NG per 2 Agustus 2026, status bantuan BPNT secara resmi telah berubah menjadi Standing Instruction (SI), yang berarti Kementerian Sosial telah menerbitkan instruksi pemindahbukuan ke bank penyalur. Sementara itu, bantuan PKH masih berada di status SPM (Surat Perintah Membayar). Hal ini mengindikasikan bahwa BPNT kemungkinan besar akan cair lebih dahulu dibandingkan PKH.

Pencairan Belum Merata

Proses penyaluran masih berlangsung secara bertahap dan belum merata di seluruh wilayah Indonesia. Pada tahap awal penyaluran ini, pencairan diperkirakan baru menjangkau sebagian kecil penerima. Karena itu, masih banyak KKS yang belum menunjukkan saldo masuk—kondisi yang dinilai wajar mengingat penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai proses administrasi di masing-masing bank penyalur dan wilayah.


Rincian Penyaluran per Bank

Bank BRI

Bank penyalur yang paling ramai melaporkan pencairan saldo masuk adalah Bank BRI. Sejumlah KPM pemegang KKS Bank BRI dari berbagai daerah sudah berhasil menerima saldo bantuan PKH tahap ketiga dengan nominal yang bervariasi sesuai komponen keluarga masing-masing.

Beberapa bukti transaksi menunjukkan:

  • Pencairan BPNT sebesar Rp600.000 melalui KKS Bank BRI pada 1 Agustus 2026 pukul 09.32

  • Pencairan PKH komponen anak balita sebesar Rp750.000 melalui KKS Bank BRI di Nias, Sumatera Utara

  • Pencairan PKH Lansia melalui KKS lama Bank BRI sebesar Rp1.196.000 (diduga komponen untuk dua orang lansia)

  • Saldo masuk sebesar Rp1.198.500 pada KKS lama Bank BRI di Lampung Selatan

Bank BNI

Untuk pemegang KKS Bank BNI, pencairan juga sudah mulai terpantau. Salah satu laporan menunjukkan pencairan BPNT atau PKH Lansia sebesar Rp600.000 melalui KKS lama Bank BNI keluaran tahun 2017, pada 1 Agustus 2026 pukul 09.43.

"Bantuan PKH maupun BPNT tahap ketiga sudah mulai cair ya temen-temen, di KKS Bank BRI maupun di KKS Bank BNI namun pencairannya ini masih bertahap belum merata," ungkap narator kanal YouTube Arfan Saputra Channel.

Bank Mandiri dan Bank BSI

Bagi pemegang kartu KKS Bank Mandiri dan Bank BSI, hingga awal Agustus 2026, informasi pencairan masih sangat minim dan belum terpantau adanya pencairan yang signifikan. Berdasarkan pengecekan langsung via aplikasi Livin’ by Mandiri pada 2 Agustus 2026 pukul 05.25 WIB, saldo untuk sampel KPM di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, masih terpantau nihil.

KPM di ketiga bank penyalur tersebut disarankan untuk tetap bersabar dan memantau saldo secara berkala.


Besaran Bantuan yang Diterima

BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai)

BPNT diberikan secara seragam kepada seluruh KPM sebesar Rp200.000 per bulan, sehingga total yang diterima pada tahap 3 (Juli–September) mencapai Rp600.000.

PKH (Program Keluarga Harapan)

Besaran PKH disesuaikan dengan komponen keluarga penerima:

Komponen Dana per Tahap (3 Bulan)
Ibu Hamil / Masa Nifas Rp750.000
Anak Balita Rp750.000
Anak SD / Sederajat Rp225.000
Anak SMP / Sederajat Rp375.000
Anak SMA / Sederajat Rp500.000
Lansia Rp600.000

Nominal yang dilaporkan masuk ke rekening KPM bervariasi, mulai dari Rp600.000 hingga Rp2.100.000, tergantung komponen yang diterima masing-masing keluarga.


Cara Cek Status Penerima Bansos

Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos secara mandiri melalui dua cara:

1. Melalui Laman Resmi Cek Bansos Kemensos

  • Buka laman cekbansos.kemensos.go.id

  • Masukkan data wilayah sesuai tempat tinggal

  • Masukkan nama lengkap sesuai KTP

  • Masukkan kode verifikasi yang tersedia

  • Klik pencarian data

  • Sistem akan menampilkan informasi penerima apabila data ditemukan

2. Melalui Aplikasi Cek Bansos

Unduh aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Play Store maupun App Store untuk mengetahui status penerima dan informasi terkait bantuan sosial.


Cara Mencairkan Bansos

Melalui Bank (Pemegang KKS)

Bagi penerima yang mendapatkan penyaluran melalui rekening KKS:

  1. Pastikan nama penerima sudah terdaftar sebagai penerima PKH atau BPNT

  2. Siapkan KKS dan dokumen identitas seperti KTP

  3. Datang ke mesin ATM bank penyalur atau layanan perbankan sesuai ketentuan

  4. Lakukan pengecekan saldo bantuan

  5. Tarik dana bantuan apabila saldo sudah masuk

Bagi pemegang KKS Bank BRI, sangat disarankan untuk memanfaatkan aplikasi BRImo atau BRI Mobile Banking untuk mengecek saldo langsung dari ponsel tanpa perlu ke ATM.

Melalui Kantor Pos

Sebagian penerima bansos yang tidak menggunakan rekening bank dapat menerima bantuan melalui mekanisme penyaluran lewat kantor pos:

  1. Tunggu informasi jadwal pencairan dari pemerintah daerah, pendamping sosial, atau pihak terkait

  2. Datang ke kantor pos sesuai jadwal yang telah ditentukan

  3. Bawa dokumen yang diperlukan seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK)

  4. Lakukan verifikasi data penerima

  5. Terima bantuan setelah data dinyatakan sesuai


Hal yang Perlu Diperhatikan Penerima Bansos

  1. Daftar penerima bisa berubah – Kemensos secara berkala melakukan pemutakhiran data agar bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar memenuhi syarat.

  2. Waspada informasi palsu – KPM diimbau untuk berhati-hati dalam menyikapi berbagai informasi pencairan yang beredar di media sosial, karena mayoritas kabar yang beredar saat ini merupakan pencairan susulan tahap kedua, bukan tahap ketiga.

  3. Jaga kerahasiaan data pribadi – Jangan memberikan informasi pribadi seperti NIK, nomor rekening, maupun kode rahasia kepada pihak yang tidak berkepentingan.

  4. Cek saldo secara berkala – Pemutakhiran data dan proses verifikasi rekening, SPM, SP2D, hingga SI biasanya mulai berjalan sejak tanggal 20 bulan pertama setiap periode penyaluran. Puncak pencairan bansos tahap ketiga tahun 2026 diperkirakan akan terjadi di awal bulan Agustus, pertengahan, hingga puncaknya di awal bulan September 2026.


Kesimpulan

Penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap 3 untuk periode Juli–September 2026 telah dimulai sejak 20 Juli 2026 dan mulai menunjukkan realisasi pencairan pada akhir Juli hingga awal Agustus 2026. Meskipun masih didominasi oleh pencairan susulan tahap 2, tanda-tanda positif telah terlihat dengan masuknya saldo di sejumlah KKS, terutama melalui Bank BRI dan Bank BNI.

Bagi KPM yang belum menerima saldo, diimbau untuk tetap bersabar dan rutin mengecek status melalui laman resmi Cek Bansos Kemensos serta memantau saldo KKS secara berkala. Proses penyaluran akan terus berlangsung secara bertahap hingga mencapai seluruh penerima di berbagai daerah.

Berita Terkait