Jumat, 17 April 2026
Breaking
Berita

Presiden Prabowo Resmikan BLT Tambahan Rp900 Ribu, 35 Juta KPM Terima Bantuan Hingga Akhir Tahun

Redaksi
19 Okt 2025 19 Okt 2025 0
Presiden Prabowo Resmikan BLT Tambahan Rp900 Ribu, 35 Juta KPM Terima Bantuan Hingga Akhir Tahun

Presiden Prabowo Subianto secara resmi telah menandatangani pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tambahan tahap keempat senilai Rp900.000 per keluarga yang akan disalurkan kepada 35,4 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.

Bantuan ini merupakan program penebalan bansos yang akan diberikan selama tiga bulan hingga akhir tahun 2025.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers di Kantor Pos Cikini Jakarta, Jumat (17/10/2025) sore, menyampaikan bahwa pemerintah akan memberikan tambahan BLT untuk warga Indonesia sepanjang Oktober, November, dan Desember 2025.

“Tambahan BLT ini di luar BLT reguler yang disalurkan melalui Kementerian Sosial setiap bulan kepada 20,8 juta keluarga penerima manfaat melalui Program Keluarga Harapan dan bantuan sembako,” kata Airlangga didampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menambahkan, total penerima BLT akhir tahun ini mencakup 20 juta keluarga penerima rutin serta tambahan 14-16 juta keluarga baru.

“Jika dihitung, total penerima BLT kini menjadi 35,4 juta KPM. Dengan asumsi satu keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan dua anak, bantuan ini akan menjangkau lebih dari 140 juta jiwa,” ujarnya.

Program yang dinamakan secara resmi “Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat” ini memberikan nominal yang lebih besar dari biasanya. Jika sebelumnya KPM penerima BLT mendapatkan Rp600.000 per tiga bulan, kini nilainya ditambah menjadi Rp900.000.

“Yang reguler ada penebalan dan juga ada penambahan keluarga penerima manfaat. Ini dalam rangka stimulus ekonomi di akhir tahun dan tentu untuk menjaga daya beli masyarakat,” papar Gus Ipul.

Anggaran yang disiapkan pemerintah untuk program ini pun mencapai rekor baru.

Gus Ipul menjelaskan bahwa untuk tahun 2025, pemerintah telah menggelontorkan anggaran bansos sebesar Rp71 triliun.

Dengan tambahan insentif BLT sebesar Rp30 triliun, maka total anggaran bansos tahun ini mencapai lebih dari Rp100 triliun.

“Saya kira untuk pertama kali ini dalam sejarah ya pemberian bansos melebihi Rp100 T,” kata Gus Ipul.

Penyaluran bantuan akan dilakukan melalui dua mekanisme. Pertama, melalui Bank Himbara (Himpunan Bank Negara) untuk KPM yang sudah memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Kedua, melalui PT Pos Indonesia untuk penerima baru yang belum memiliki KKS.

Bagikan:

Redaksi

Bungko News adalah portal berita digital yang berkomitmen menyajikan informasi terkini, akurat, dan terpercaya kepada masyarakat. Fokus utama kami meliputi berita seputar gaji PNS, PPPK, bansos terbaru, informasi pensiunan, kebijakan pemerintah, serta tutorial SEO dan dunia digital yang bermanfaat bagi pembaca.

Berita Terkait