– Kebutuhan jurusan yang sangat spesifik
– Lokasi penempatan jauh dari pusat kota
– Minimnya informasi mengenai gaji dan jenjang karier
Berikut daftar instansi dengan jumlah pelamar relatif sedikit pada CPNS 2025 berdasarkan data BKN:
– Sekretariat Jenderal MPR – 548 pendaftar (490 submit)
– Sekretariat Jenderal Komnas HAM – 507 pendaftar (448 submit)
– Sekretariat Jenderal Wantannas – 896 pendaftar (820 submit)
– Kementerian PAN-RB – 474 pendaftar (401 submit)
– Kemenko PMK – 385 pendaftar (133 submit)
– BPIP – 886 pendaftar (769 submit)
– BNN – 1.224 pendaftar (376 submit)
– BNPT – 1.010 pendaftar (941 submit)
– BRIN – 485 pendaftar (334 submit)
– BIG – 1.208 pendaftar (1.009 submit)
– KPK – 3.967 pendaftar (1.619 submit)
– LKPP – 2.231 pendaftar (1.976 submit)
– Sekretariat Jenderal Komisi Yudisial – 1.045 pendaftar (890 submit)
– Sekretariat Jenderal DPD – 1.937 pendaftar (1.838 submit)
– Kemenko Polhukam – 1.459 pendaftar (1.287 submit)
Baca Juga: Kapan CPNS 2026 Dibuka? KemenPAN RB Beberkan Tahap Pemetaan Formasi dan Prioritas Rekrutmen ASN
Instansi-instansi tersebut dapat menjadi referensi bagi calon pelamar yang ingin mencari peluang lebih besar pada CPNS 2026, terutama jika formasi serupa kembali dibuka.
Persiapan Penting Menjelang Seleksi CPNS 2026
Sambil menunggu pengumuman resmi dari pemerintah, calon peserta seleksi CPNS 2026 dapat mulai mempersiapkan diri sejak dini. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
1. Mempelajari Materi Tes CAT
Tes berbasis komputer (CAT) menjadi tahapan utama dalam seleksi CPNS. Peserta perlu memahami materi seperti:
– Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
– Tes Intelegensi Umum (TIU)
– Tes Karakteristik Pribadi (TKP)
2. Menganalisis Formasi dan Instansi
Memahami instansi yang sepi peminat dapat meningkatkan peluang lolos.
Selain itu, pelamar perlu menyesuaikan jurusan pendidikan dengan kebutuhan formasi.
