Bungko News – Pemerintah mulai memberikan sinyal terbaru terkait pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) bersama Kementerian PANRB dan Kementerian Keuangan masih mematangkan persiapan rekrutmen, termasuk menghitung kebutuhan formasi aparatur sipil negara (ASN).
Pemerintah Masih Menghitung Kebutuhan Formasi
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, menyatakan bahwa pemerintah saat ini masih mematangkan perhitungan formasi CPNS 2026 bersama kementerian/lembaga serta pemerintah daerah. Perhitungan dilakukan agar rekrutmen bisa disesuaikan dengan kebutuhan riil masing-masing instansi.
"Menteri Keuangan terus mematangkan bersama pemerintah daerah dan kementerian/lembaga. Ini kebutuhannya berapa sedang kita hitung fix-nya."
Zudan mengungkapkan, jumlah aparatur sipil negara (ASN) saat ini telah mencapai sekitar 6,7 juta orang.
Perhitungan formasi akan diselesaikan setelah pemerintah menjalankan rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat, untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga seleksi sekolah kedinasan yang dimulai pada Juli 2026.
"Bulan ini akan kita mulai pengumumannya, nanti terus berlanjut waktunya. Ini sedang kita matangkan dengan Ibu Menpan (RB), nanti beliau yang akan mengumumkan."
Bocoran Formasi: 160 Ribu Formasi
Meskipun kuota pastinya masih dalam tahap pematangan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, telah mengisyaratkan bahwa pemerintah berpotensi membuka sekitar 160 ribu formasi CPNS pada 2026.
Jumlah ini berkaitan dengan banyaknya aparatur sipil negara yang memasuki masa pensiun.
Rini menjelaskan bahwa sekitar 160 ribu PNS telah pensiun pada tahun 2025, dan data tersebut menjadi salah satu dasar pemerintah mempertimbangkan kebutuhan formasi.
"Kami setidaknya sudah menyiapkan ancang-ancang sekitar 160 ribu formasi. Angka ini diprioritaskan untuk menggantikan para pegawai yang memasuki masa pensiun pada tahun 2026."
Kementerian PANRB juga telah mengajukan kebutuhan anggaran kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk menunjang pelaksanaan tes CPNS 2026.