Olahraga

FIFA Tetap Bayar Gaji Penuh Wasit Somalia Omar Artan Meski Batal Pimpin Piala Dunia 2026

Diperbarui 0 5 mnt baca 860 kata 3 halaman
FIFA Tetap Bayar Gaji Penuh Wasit Somalia Omar Artan Meski Batal Pimpin Piala Dunia 2026
FIFA Tetap Bayar Gaji Penuh Wasit Somalia Omar Artan Meski Batal Pimpin Piala Dunia 2026 — 000 dolar AS untuk penugasan di...

Bungko NewsFederasi Sepak Bola Internasional (FIFA) tetap akan membayarkan honor penuh Piala Dunia 2026 kepada wasit asal Somalia, Omar Abdulkadir Artan, meskipun ia gagal memimpin pertandingan setelah ditolak masuk ke Amerika Serikat, demikian informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber pada akhir pekan ini.

Keputusan ini diambil setelah Artan, wasit berusia 34 tahun yang dinobatkan sebagai Wasit Pria Terbaik Afrika oleh Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) pada tahun 2025, dicekal oleh otoritas imigrasi AS saat tiba di Bandara Internasional Miami pada 8 Juni 2026.

Kronologi Penolakan

Artan, yang seharusnya menjadi wasit Somalia pertama dalam sejarah yang memimpin pertandingan di putaran final Piala Dunia, tiba di Miami dari Istanbul dengan membawa visa diplomatik yang sah.

Namun, petugas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) melakukan pemeriksaan tambahan yang berlangsung selama 11 jam.

Seorang pejabat pemerintah AS kemudian mengklaim bahwa Artan memiliki dugaan "asosiasi dengan anggota yang dicurigai dari organisasi teroris," menjadi alasan utama penolakannya.

"Setelah pemeriksaan lebih lanjut oleh CBP, informasi yang memberatkan, termasuk asosiasi dengan anggota yang dicurigai dari organisasi teroris, ditemukan yang membuat pelancong tidak memenuhi syarat untuk masuk ke Amerika Serikat berdasarkan Immigration and Nationality Act (INA)," demikian isi pernyataan yang dilaporkan oleh sumber dari pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

Merespons tuduhan tersebut, Artan telah membantah secara tegas.

"Mereka menanyakan hubungan saya dengan Al-Shabab dan saya mengatakan bahwa saya tidak tahu apa-apa tentang organisasi itu," ujar Artan. "Saya memiliki dokumen yang sah dan semuanya lengkap. Saya juga memiliki visa yang sah. Saya hanya seorang wasit yang sedang berusaha mewujudkan mimpi terbesar dalam hidup saya, yaitu tampil di Piala Dunia," kata Artan dalam pernyataannya yang dilansir BBC Sport.

Setelah melalui proses pemeriksaan yang melelahkan, Artan ditempatkan dalam sel tahanan sebelum akhirnya dipulangkan melalui Istanbul, Turki, dengan penerbangan berikutnya menuju ibu kota Somalia, Mogadishu.

Berita Terkait